Laporan ini merupakan Laporan Daerah Bahaya Sementara dari gunung-gunung api di dataran tinggi Dieng, yangmenurut data dari laporan-laporan lama dan penelitian regu waktu itu dianggap berbahaya. sebenarnya sebagian Daerah Bahaya dari Pegunungan Dieng ini pada bulan September 1971 telah dipetakan oeh satu regu pemetaan Daerah Bahaya selama lk.. 2 minggu dibawah pimpinan Sumarna Hamidi B. SC.
This report constitutes the results of the first stage of a geological investigation in the dieng area, Central Java. In cordance with Dr. Mufflers suggestion (Muffler, 1970, mimeogr.) and in pursuance of a letter from Mr. Bruce Kent, Chief Engineer, USAID Djakarta, dated October 27.
Menurut Neumann Van Pandang (1951) merupakan kerucut paling Selatan dari suatu deretan gunungapi. Pipa kawah letusannya beberapa kali berpindah - pindah tempat.
Dari bulan Juni sampai dengan bulan Desember 1972 tercatat beberapa kali genpa volkanik. Sehingga dianggap sangat perlu melanjutkan pekerjaan diatas sepanjang tahun 1973. Untuk mengikuti perkembangan selanjutnya dari gempa diatas.
pegunungan Dieng adalah suatu puing lama, dimana terdapat banyak kerucut setinggi 100 - 300 me ter sepanjang 14 kilometer dan selebar 6 kilometer. Lajur gunungapi mu- da ini memanjang ke jurusan barat-daya - tenggara dan tierdapat dalam ke- panjangan barat laut dari deretan gunungapi Sumbing - Sundoro.
Pada pertengahan bulan September 1971 telah berangkat regu penelitian/pemetaan Gunungapi dari seksi penelitian gunungapi menuju gunung Dieng Jawa tendah dengan memepergunakan kendaeraan dinas Landover D. 4946.
Dalam peninjauan pada tanggal 14 Desember 1961, peninjauan menerangkan sbb: yang sudah selesai baru Rumah pesawat dan rumah agregaat.
Untuk memenuhi perintah lisan Wk. Kep. U.G.A (Pak Djathiekusumo) beserta surat tugas no. 164/57 ttg. Bandung 19/2-1957 sebagai susulan, maka pada tgl 20/2-57, penulis mengerjakan pengukuran di halaman pos pengawasan U.G.A di dataran Dieng, yang segera akan dikerjakan perumahannya.
Vrooger, toen wij den Slamat beschreven, hebben wij reeds met een woord van de bergketen gesproken, welke zich van dezen vulkaan tot aan Di-eng uitstrekt, gelijk made van den bergtop Roko Djampangan, die, bijna geheel op zich zelf staande en op nagenoeg gelijken afstand van den Slamat en Di-eng, zich boven de nok der keten verheft.
Pegunungan gunung Dieng terdiri dari dua buah gunungapi Strato tipe A yaitu Butak Petarangan (Timbang) dan G. Prau. Keduanya termasuk dalam komplek pegunungan Dieng. Komplek tersebut meliputi tiga wilayah Kabupaten, yakni Wonosobo, Banjarnegara dan Pekalongan.