Gunung Anak Ranakah merupakan salah satu gunungapi aktif muda di Indonesia, meletus pada tanggal 28 desember 1987, kelahirannya sangat mengagetkan para ahli kegunungapian pada saat itu, karena sebelumnya tidak ada catatan sejarah letusannya. Berdasarkan hasil analisa umur batuan berdasarkan charcoal radiocarbon dating dari endapan panas yang ada di komplek gunung Ranakah diperoleh umur 14.570 …
Gunungapi Anak Ranakah termasuk gunungapi aktif tipe-A urutan termuda kedua di Indonesia setelah G. Sinabung di urutan termuda pertama. Letusan pertama sekaligus menandai lahirnya G. Anak Ranakah diawali dengan suatu letusan freatik pada 28 Desember 1987. Kemudian letusan besar terjadi pada 11 Januari 1988 dengan ketinggian asap mencapai sekitar 8000 meter yang disertai luncuran/aliran awan pa…
G. Anak Ranakah secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan ketinggian 2.247,5 meter di atas permukaan laut (dpl). Gunungapi Anak Ranakah terletak di lereng utara dan merupakan kubah lava termuda dari rangkaian kubah lava yang berjejer konsentris di sekitar Kaldera Pocok Leok.
Gunungapi Anak Ranakah terletak di lereng utara dan merupakan kubah lava termuda dari rangkaian kubah lava yang berjejer konsentris di sekitar Kaldera Pocok Leok. Aktifitas vulkanik gunungapi ini diawali oleh letusan yang terjadi pada 28 Desember 1987 berupa letusan fretik. Pada11 Januari 1988 terjadi letusan besar dengan ketinggian asap sekitar 8.000 m yang disertai luncuran aliran awan panas …
Gunung Anak Ranakah adalah gunungapi aktif tipe A, merupakan salah satu kerucut vulkanik muda yang baru lahir pada tahun 1988 setelah ratusan ribu tahun terbentuknya kaldera Pocok Leok. Gunung Anak Ranakah lahir pada awal tahun 1988, merupakan gunungapi paling muda diantara 15 gunungapi yang ada di P. Flores, berderet dari barat ke timur dan merupakan gunungapi ke 129 yang ada di Indonesia.
Pada tanggal 19 sampai dengan 30 Juni 1993, Penulis bertugas di G. Anak Ranakah yang terletak di Kabupaten Manggarai Propinsi Nusatenggara Timur. Tulisan ini merupakan salah satu laporan perjalanan ke G. Sangeangapi dan G. Anak Ranakah. Pekerjaan yang dilakukan di G. Anak Ranakah yaitu pemeriksaan puncak/kawah, perbaikan seismograf dan melakukan pengamatan visual serta gempa. Pemeriksaan puncak…
G. Anak Ranakah merupakan gunungapi yang keberadaannya tidak diduga, karena muncul dari gunungapi tua yang tidak aktif ribuan tahun, serta terdapat diantara dua bukit yaitu Pocok Ranakah dan Pocok Mandasawu. Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi di Kampung Poka. Pemeriksaan puncak yang dilakukan pada 26 Juli 1997 dimaksudkan untuk mengetahui perubahan - perubahan yang terjad…
Pelaksanaan kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk dapat mengikuti perkembangan akhir didalam wilayah Daerah Bahaya dan Waspada sekitar Gunungapi Anak Ranakah. Pendataan diutamakan pada masalah kependudukan, lahan-usaha, jalur sebaran bahaya yang umunya melalui lembah dan sungai serta pelaksanaan pengungsian melalui suatu mekanisme yang relatif aman, mudah, dan benar.
Sejak bulan Agustus 1994 sampai Mei 1995 seismograf di G. Anak Ranakah tidak beroperasi karena rusak. Oleh karena itu, dilakukan pemeriksaan pada bagian rekorder dulu dengan cara memasukan sinyal dari pembangkit gelombang sinus buatan, ternyata jarum pen motor tidak bergerak walaupun penguat amplifier diubah - ubah, sedangkan drum dan sistem waktu berjalan baik. Perbaikan dilakukan pada modul a…
Berhubung meletusnya G. Anak Ranakah di komplek G. Mandasawu, maka penulis ditugaskan dengan SPPD no. 1047/0441/3402/88, bersama Bapak Ir. A.C. Effendi KaSubDit Pemetaan Gunungapi di Flores Barat termasuk wilayah Perwakilan Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai HTT. Penulis sendiri ditugaskan untuk membuat Peta Daerah Bahaya G. Anak Ranakah sedangkan Bapak Ir. A.C. Effendi meneliti geologi G. Ma…