tujuan utama dalam kegiatan ini adalah melengkapi data conto batuan terdahulu, yaitu pengambilan conto batuan dilereng sebelah Tenggata Gunung Papandayan
Dalam pelaksanaan lapangan, tim pemeta dibagi tiga sub tim, masing - masing Sub tim 9 mengerjakan lereng bagian selatan - barat laut, meliputi daerah Karangtumaritis, Arjuna, dan Cileuleuy. Sub tim II mengerjakan daerah puncak dan daerah bukaan kawah, meliputi daerah Bayongbong dan sekitarnya. Sedangkan Sub tim III mengerjakan lereng bagian selatan dan timur G.Papandayan, meliputi daerah Wonogi…
Pos pengamatan Gunungapi Guntur terletak di Desa Sirnajaya, guna mengetahui kegiatan kegempaannya telah dipasang pesawat seismograf HOSAKA. Pemasangan seismograf tersebut dimulai pada 20 September 1985 dengan satu komponen vertikal.
Penyelidikan petrologi di lapangan dan pemeriksaan petrog rafi di laboratorium terhadap Gunungapi G.Papandayan dimak sudkan untuk mengetahui kasus apa dalam olahan petrografi dan parameter apa bila dikembangkan dalam olahan petrokimia
Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan, yaitu sejak akhir Januari sampai pertengahan Februari 1985. Cara pengamatan gempa yang diterapkan disini adalah jaringan tripartit. Sedang peralatan yang digunakan adalah seperangkat seismograp elektromagnetik tiga komponen.
Pekerjaan ini sebagai kelanjutan dari pekerjaan Sdr. A.R. Sumailani, pada tahun 1982 - 1984. Pada Juni - Juli 1984 A. Karim dan saya ditugaskan untuk melanjutkannya pekerjaan ini selama 30 hari dengan Sppd No. 615/P/84 dan no. 616/P/84
Seksi Petrologi gunungapi pada Sub Direktorat Labora torium Gunungapi yang berkecimpung dalam pemeriksaan dan penyelidikan Petrologi Gunungapi sejak akhir tahun 1981 lebih tepatnya 6 bulan menjelang meletusnya G.Galunggung, telah melakukan pekerjaan tersebut.
Pemetaan yang telah dilaksanakan bertujuan membuat peta ge-ologi terperinci berdasarkan pada data lapangan dan hasil pemeriksaan laboratorium, serta dibantu beberapa acuan da-ri penyelidik terdahulu. Lebih lanjut dari peta geologi yang dihasilkan itu diharapkan dapat diketahui evolusi Kom-pleks G. Guntur serta menunjang data terhadap pembuatan pe-ta daerah bahaya gunungapi.
Pemetaan geologi G. Cikuray dilakukan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Cikuray" berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun "Data Pengamatan Tidak Langsung" serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium".
Inventarisasi potensi wisata G. Papandayan dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang objek wisata yang terjadi karena proses vulkanisme dan sudah dikenal, disamping itu objek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.