Pengamatan seismik G. Banda Api secara teratur dilakukan sejak Mei 1984. Alat yang dipergunakan adalah seismograf elektromaknit satu komponen tegak. Sebelumnya adalah seismograf mekanik Splinder & Hoyer komponen tegak dan satu komponen seismograf elektromaknit. Kedua seismograf tersebut sering mengalami kerusakan pada rekorder dan amplifier. Hambatan tersebut baru dapat diatasi pada 1984 dengan…
G. Banda Api yang merupakan ujung dari jalur gunungapi yang disebut "Busur Banda" baru pertama kali ini diamati kegiatan gompabuminya dengan sebuah seismograp elektromagnit yang cukup peka. Pengamatan yang terus menerus secara tetap dilakukan dengan sebuah seismograp mekanik "SPINDLER & HOYER". Pengamatan yang dilakukan pada kesempatan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kegiatan gempa …
Dalam sebuah kaldera seluas 7 km, dari mana pinggir-pinggirnja tampak sebagai puleur Lonthor, Pisang den Kapal, lime buah gunungapi terbentuk, diantaranja G. Banda Api satu2nja jang kini bergiat, merupakan sebuah kerutjut indah pada pulau seluas 7.3446 km2 di-bagian barat-daja kaldera. Dibagian barat-laut dari kawah utama A, terletak kawah B, sedang kawah C terdjadi dilereng utara timur-loutnja…
Selama espedisi laut "Baruna" dalam tahun 1964, djuga disinggahi beberapa buah gunungapi dilautan Banda, ialah G. Laworkawra (P.Nila), G. Wurlali (P.Damar), G. Serawerna (P.Teon) dan G. Banda Api. Selain dari pada itu telah dikundjungi pula mata air panas Tulehu di Ambon, sedang pengamatan dari djauh diselenggarakan terhadap G. Sange ang Api (Bima), G. Api Utara Wetar dan G. Serua. Pemeriksaan …
Kepulauan Banda terdiri atas 11 gugusan Pulau di laut Banda, Pulau Pulau Besar di antaranya Pulau Lonthor, Neira, Rhun dan Pulau Hatta. Salah satu pulau gunungapi seluas lebih kurang 7,4 km persegi bernama pulau Bandaapi dibentuk dari hasil erupsi gunungapi. Sejarah kegiatan selama 4 abad terakhir ini paling tidak terjadi 24 erupsi Gunung Banda Api, termasuk yang berlangsung pada 9 Mei 1988,
Kepulauan banda terdiri atas 11 gugusan pulau di Laut Banda, pulau-pulau besar di antaranya pulau Lonthor, Neira, Rhun, dan Pulau Hatta. Salah satu pulau gunungapi seluas lebih kurang 7,4 km persegi bernama pulau Bandaapi dibentuk dari hasil erupsi gunungapi. Sejarah kegiatan selama 4 abad terakhir ini paling tidak terjadi 24 erupsi gunung Banda Api, termasuk yang berlangsung pada 9 Mei 1988
Peranan Gunungapi Banda Api dalam kehidupan manusia yang bermukim disekitar gunungapi ini cukup besar manfaatnya apabila dibandingkan dengan kerugian yang mungkin ditimbulkan G. Banda Api sejak zaman dahulu terkenal ke seluruh dunia sebagai penghasil rempah-rempah yang salah satunya adalah buah Pala dan cengkeh, dan sebagai salah satu tujuan wisata yang sangat indah.
Gunung Banda Api yang dikenal juga dengan nama "Etna Van Indonesia" terletak sekitar 210 km tenggara Kota Ambon. Pulau gunungapi ini adalah salah satu gugusan pulau-pulau Banda Neira (P. Lontor, Neria, Run dan Pulau Hatta) yang mempunyai luas 7.4 km2 dan tinggi 641 m dpl. Selama empat abad terakhir ini paling tidak terjadi G. Banda Api, termasuk yang berlangsung pada 9 Mei 1988.
Gunung Banda Api merupakan sebuah kerucut gunungapi aktif dengan puncak tertinggi mencapai 641,17 m diatas permukaan laut. Semenjak 1586 sampai dengan 1901 tercatat sekurang-kurangnya 19 kali masa giat, diantaranya dua kali yang mengakibatkan kerusakan lingkungan dan korban manusia. Sementara pada saat sekarang perkembangan penduduk di sekitar gunungapi tersebut terus bertambah terutama di kota…
Pada waktu pembangunan negara Republik Indonesia sedang giat dilaksanakan (1987) Kepulauan Banda ini mulai dipromosikan sebagai obyek pariwisata karena keindahan alamnya terutama tumbuhan dan binatang laut. Begitu pula peninggalan sejarah dan kesenian daerah setempat. Di balik keindahan alam yang menakjubkan itu, masih ada obyek yang tidak kalah penting yakni sebuah kerucut gunungapi aktif.