G. Sumbing (2508 m dpl) merupakan gunungapi yang masih menjadi perdebatan para pakar gunungapi, apakah termasuk kedalam Tipe A atau Tipe B. Menurut sebagian pakar bahwa, gunungapi ini termasuk kedalam Tipe A atau Tipe B. Menurut sebagian pakar bahwa, gunungapi ini termasuk kedalam tipe A karena pra 1600 tepatnya pada tahun 1909 dan 1921 pernah terlihat adanya aktivitas vulkanik walaupun inform…
Gunungapi Kerinci merupakan salah satu gunungapi aktif type A di Sumatera yang dipantau secara menerus oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Sejarah letusan G. Kerindi tercatat sejak tahun 1838 dan hingga kimi telah terjadi lebih dari 20 kali periode kejadian letusan, selang waktu kejadian letusan antara 1-32 tahun. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 2 Juni 2013, letusan abu v…
Menurut Van Padang (1951), G. Kunyit digolongkan sebagai gunungapi katif Tipe B karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai peningkatan aktivitasnya maupun kejadian erupsi. G. Kunyit berada dibagian tengan Zona Pegunungan Bukit Barisan dan masuk ke dalam Kawasan Taman Nasional Kerinci-Seblay (TNKS), sehingga merupakan salahsatu zona konservasi yang sangat penting di Pulau Sumatera. Sa…
G. Kerinci (+3805 m) atau Peak of Indrapura atau G. Gadang atau Berapi Kurinci atau Korinci merupakan gunungapi satrtao aktif tipe A tertinggi yang terletak di P. Sumatera lokasi G. Kerinci secara administrati terletak pada perbatasan Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi, dan Kabupaten Solok, Propinsi Sumbar. Dari data Geologi diketahui erupsi masa lampau berisfiat eksplosif, dielingi dengan adany…
Gunungapi Kerinci merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe-A di Sumatera yang dipantau secara terus menerus oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Sejarah letusan G. Kerinci yang tercatata sejak tahun 1838 hingga kini telah terjadi lebih dari 20 kali periode letusan, selang waktu kejadian letusan antara 1-32 tahun. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 15 Desember 2011 berupa let…
Kepulauan Indonesia merupakan jalan tektonik, yang membentuk busur sepanjang 7.000 km mulai dari Sumatera, Jawa, Nusatenggara, Kepulauan Banda, Maluku Utara dan Kepulauan Sangir Talaud. Jalur ini merupakan jalur gunungapi aktif mencapai 129 buah, 79 buah diantaranya Tipe A yang dimonitor./diamati selama 24 jam penuh dari setiap Pos Pengamatan Gunungapi. Banyaknya pemukiman dan sarananya yang s…
G. Kerinci merupakan gunungapi strato yang secara adminisratif terletak di dua wilayah propinsi yaitu Jambi dan Sumatera Barat. Seperti umumnya gunungapi lainnya di Indonesia, gunungapi ini merupakan gunungapi aktif bertipe strato atau berlapis, artinya tubuh gunungapinya dibangun oleh perulangan batuan yaitu Laa dan Piroklastika, tingginya diatas permukaan laut 38000 m, dan merupakan bagian da…
Gunungapi Kerinci termasuk gunungapi aktif bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi dan Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian kurang lebih 3800 meter dml, atau 3300 meter di atas daratan Duabelas Kuto dan 2400 meter di atas datran Bento. Kegiatan vulkanik yang berada di puncak gunungapi ini berupa hembusan asap putih tipus, sedang sampai tebal yang disert…
G. Sumbing (2508 m dpl) merupakan gunungapi yang masih menjadi perdebatan para pakar gunungapi, apakah termasuk kedalam Tipe A atau Tipe B. Menurut sebagian pakar bahwa, gunungapi ini termasuk kedalam Tipe A karena pra 1600 tepatnya pada tahun 1909 dn 1921 pernah terlihat aktivitas vulkanik walaupun informasi tentang kegiatan ini tidak begitu jelas.
Secara visual dan kegempaan, kegiatan vulkanik G.Kerinci pada bulan Juni 1997 berada dalam keadaan AKTIF NORMAL. Hasil pengamatan kawah puncak menunjukkan adanya perubahan pada bibir kawah, yang semakin melebar dibandingkan hasil pengamatan sebelumnya. Pelebaran ini mungkin di akibatkan oleh terjadinya peningkatan kegiatan berupa letusan abu pada bulan Mei 1997.