Gunung Gede terletak pada lembar peta topografi nomor 37/XXXXIX-B dan lokasi daerah yang diukur masih pada lembar yang sama, dengan posisi geografi 6 derajat 47' LS dan 106 derajat 59'
Pemetaan topografi daerah Barat Laut G.Slamet merupakan lanjutan dari pekerjaan terdahulu pada bulan Januari 1985. Sejak awal pemetaan topografi, dilakukan oleh penulis (tetap bekerja) sendiri, baik pemetaan topografi di lapangan, maupun proses pekerjaan di kantor, sedang pengkalkirannya dibantu oleh Sdr. B.Notosuwito.
Pekerjaan ini sebagai lanjutan keempat kalinya dari pekerjaan A.R. Sumailani pada 1982, 1984, dam penulis 1984. Sehubungan dengan kurang tenaga topografiawan, maka dalam melakukan pekerjaan ini penulis dibantu langsung oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Penulis bekerja di lapangan selama 72 hari, sedangkan Kepala Seksi Pemetaan Topografi selama 26 hari dengan Sppd no : 1526/P/84 dan 1527/P/84.
Bulan Pebruari dan Maret 1984 dengan Sppd No. 3959, 3960, 3961/P/84 Sdr. Pandi, Effendi dan saya ditugaskan Kasi Pemetaan Topografi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi, untuk melanjutkan pemetaan di sekitar gunung Guntur. Adapun daerah yang dipetakan yaitu lereng gunung sebelah baratdaya yang alur-alunya menjurus ke daerah Cipanas/Tarogong.
Pengukuran ungkitan lereng dihubungkan dengan gunungapi aktif pertama dikenal di Hawai oleh Jagger (1926), dimana bandul horisontal dari Se-ismometer yang dipasang di Whitnen Vault dekat puncak G. Keleua menca-tat perubahan waktu lebih lama dari biasanya, sewaktu terjadi ungkitan lereng. Kemudian D.B. Jackson mulai mengembangkan sistim pengukuran ungkitan lereng menggunakan alat penyipat datar …
Penulis melaksanakan dan mengerjakan pemeriksaan lahar di daerah G. Galunggung di wilayah Tk. II Tasikmal aya berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.692/P/1983, tertanggal Bandung 25 Juni 1983, selama 14 hari. Maksud pemeriksaan (survei) lahar tersebut adalah untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyelewengan/peluapan banjir labar di Sungai-sungai: Ci Mampang, Ci Loseh, Ci Banjaran, …
Maksud pembuatan penampang tersebut untuk mengeta-hui isi kosong sungai-sungai: 1. Lahar Badak-Lahar Termas, mengalir ke jurusan baratdays dari G. Kelut. 2. K.Ngobo K.Dermo, mengalirnya ke jurusan baratlaut da-ri G. Kelut.
Sigi kelandaion lereng sekitar G. Merapi dimaksudkan untuk memonitor kegiatan G. Nerapi dihubungkan dengan perubahan harga kelandaian lereng yang dihasilkan dari pengukuran kelandaiannya. Hasil pekerjaan ini terutama dituangkan dalam daftar angka menjadi grafik dan peta arah vektor kelandaiannya.
Pada tanggal 30 Maret 1971 penulis telah ditugaskan kedaerah Gn Semeru bagian barat oleh Kepala Dinas Vulkanologi , atas perminataan Ass. I projek Gn Semeru (Bapak I. Surjo). Tujuan utama tugas tersebut untuk mengadakan penelitian endapan pada sungai-sungai yang hulunya dari Gn. Semeru bagian barat.
Pekerjaan lapangan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan penyusunan buku panduan ekskursi daerah sekitar Gunung Merapi khususnya daerah lereng selatan. Adapun tujuannya adalah untuk mengenal dan mengetahui jenis endapan piroklastik Gunung Merapi khususnya yang berada di lereng selatan Gunung Merapi.