Pulau-gunungapi Teon, Nila dan Serua di Maluku Tengah yang masing-masing berukuran lk. 2xl½, 4x3 dan 4xl persegi hampir seluruh daratannya 'disita' oleh kerucut-kerucut gunungapinya dengan lereng yang curam langsung ke laut. Hanya sedikit sekali tanah datar yang dapat untuk mendirikan tempat pemukiman yang wajar.
Buku seri Gunungapi Sulawesi dan Maluku menghimpun informasi tentang gununga api di wilayah Sulawesi dan Maluku. Buku ini hasil kerja tertutlis Badan Geologi yang sejak tahun 2007 menerbitkan buku Album Geologi Indonesia. Dalam buku ini ditampilkan 16 gunung api di Sulawesi dan Maluku. Tiap-tiap gunung diberi keterangan yang meliputi nama, tipe, Lokasi geografis, Lokasi administrative, ketinggi…
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P. Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19' Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi, namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Pemetaan geologi bersistem Lembar Aru dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pelita III Tahun keempat.. Tujuan pemetaan ini adalah melakukan penyelidikan geologi dan mineral yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk peta geologi bersekala 1 : 250.000. Laporan ini diharapkan dapat menunjang keperluan inventarisasi sumberdaya mineral dan energi serta program pengembangan wilayah tersebut.
Laporan ini berisikan jumlah gunungapi di Maluku dan Irian dalam bentuk tabel.
Pada tanggal 24 Djanuari 1965 kira-kira pukul 09.11 waktu setempat (Waktu Indonesia Bagian Timur), penduduk PP. Sula (Maluku) chususnja penduduk P. Sulabasi telah digemparkan oleh suatu gerakan bumi jang dahsjat sehingga banjak diantara penduduk menjangka tibaja hari "kiamat".
Sambil menunggu kedatangan kapal di Ternate untuk kembalike Djakarta, regu djuga berkesempatan mengudjungi G. Gamalama. Seperti kundjungan-kundjungan jang lalu pada kundjungan sekarang pun perdjalanan dari Ternate ke Marikrubu di temmpu dengan Jeep