G. Bur Ni Telong disebut pula G. Tutong atau G. Bur Mutelong yang berarti gunung terbakar. Kegiatan G. Bur Ni telong yang tercatat dalam sejarah mulai tahun 1837. Pada saat itu The Asiatie Journal 1838 mendapat laporan dari Prince of Wales Island Gazeffe tentang letusan G. Bur Ni telong pada September 1837. Setelah itu selama kurun waktu 149 tahun terakhir telah terjadi 6 kali letusan. Menurut…
Pemeriksaan G.Kerinci yang terletak di wilayah Sumatra Ba- rat Kabupaten Sungai Penuh dilakukan dari tanggal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984. Maksudnya adalah untuk mengetahui per- kembangan kegiatan gunungapi tersebut. Data yang dihasilkan dari pemeriksaan sekarang ini adalah untuk bahan perbandingan dengan pemeriksaan sebelumnya mau- pun yang akan datang. Dengan adanya perbandingan dari hasil peme…
Dalam rangka mencapai sasaran Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Anggaran tahun 1992/1993, maka pada pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 1992 penulis telah ditugaskan melakukan pengamatan kegiatan G. Sorik Marapi di Sumatra.
G. Sorikmarapi merupakan salah satu gunungapi aktif (tipe A) yang terletak di Kecamatan Kotanopan, Kabupa- ten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Tinggi puncaknya 2145 m di atas muka laut. Dalam sejarah kegiatannya, telah meletus pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917 dan 1970.
G. Sorik Marapi ini adalah gunungapi tipe A. Daerah Batak Mandailing, Kampung Sibanggor Tonga, Kotanopan, Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Sidempuan, Sumatra Utara.
Pengamatan terhadap kegiatan G. Anak Krakatau dilaku- kan dari Pos Pengamatan Gunungapi di Pasauran. Penga- matan yang dilakukan adalah pengamatan visual dan se- ismik. Untuk menunjang hasil pengamatan tersebut dila- kukan juga pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu sol- fatara. Mengingat biaya transport untuk perjalanan an- tara Pasauran G. Anak Krakatau cukup besar, maka pe- ngukuran suhu tida…
Pada Pebruari 1985, bersama para petugas setempat penulis melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara G. Ma- rapi di daerah Kabupaten Agam, Propinsi Sumatra Barat. Perjalanan pendakian puncak kami lakukan dari kampung Ba- tupalano selama lk. 4,5 jam. Berangkat pukul. 02 dan tiba di puncak pukul 06.30. Suhu udara mencapai sekitar 11°C. Pada waktu pemeriksaan, semua kepundan atau kawah t…
Maksud dan tujuan pemeriksaan kawah adalah untuk mengetahui perubahan-perubahan topografi, kegiatan dan lain-lain, dibandingkan dengan pemeriksaan sebelumnya.
Dengan SPPD No 1116/P/84 penulis diinstruksikan untuk me- ngadakan pemeriksaan G.Kaba yang terletak di Kecamatan Curup, Propensi Bengkulu. Pemeriksaan ini dilakukan dari tang gal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984.
Berdasarkan SPPD No.2289/P/84, penulis bersama para pengamat Gunungapi setempat mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara Kw. Ijen.