Gunungapi Marapi bertipe strato merupakan gunungapi paling aktif di Sumatra Barat. Gunungapi ini muncul pada jalur pegunungan Bukit Barisan dalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Tinggi puncaknya 2891,3 meter di atas permukaan laut atau lebih kurang 2000 meter di atas dataran Bukittinggi dengan posisi geografi 0° 22' 47,2" Lintang Selatan dan 100° 28' 16,71" Bujur Timur.
Gunung Dempo terletak di daerah Kecamatan Pagar Alam, Kabupaten Lahat, Propinsi Sumatra Selatan. Pada posisi geografi 4°02' Lintang Selatan, 103° 08′ Bujur Timur. Gunung Dempo adalah gunung tertinggi di Propinsi Sumatra Selatan (3173 meter dari permukaan laut) yang merupakan gunungapi strato tipe A (klasifikasi Direktorat Vulkano- logi Bandung, 1979) dalam jajaran busur vulkanik Bukit Barisan.
Maksud dari pada laporan ini hanya sekedar memberikan laporan tentang kisah pekerjaan/ perjalanan selama penulis bertugas di G. Dempo yang berkedudukan di Kab. Lahat/Sumatera Selatan. Yaitu gunanya untuk mengadakan penelitian dan mengadakan pemetaan daerah bahaya sementara G.Dempo dan sekitarnya.
Dalam pelita III tahun anggaran 1980/1981, setelah mengadakan penafsiran potret udara dan penelitian lapangan didaerah G. Marapi Jawa Tengah dan G. Batur, Bali. maka kegiatan seksi Pengideraan jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi, Dit. Vulkanologi untuk selanjutnya mengadakan penafsiran potret udara dan citra landsat, kemudian mengadakan penelitian di lapangan di daerah G. Marapi, Sumatra…
Gejala - gejala meningkatnya kegiatan G.Marapi mulai tampak pada bulan Juli 1978 terutama bersumber pada Kepundan B-C dan Verbeek, pada awal Agustus 1978 seolah - olah kegiatan G.Marapi terhenti ditandai dengan menipisnya asap dari kepundan - kepundan tersebut diatas.
Pemetaan topografi puncak G.Marapi Sumatra yang terbaru dilakukan oleh "Pegawai Dinas Gunung Berapi" pada tahun 1951 (peta pemeriksaan Gunung Merapi Sumatra).
Tanggal 31 Maret, Ato Djuhara dan penulis dari Seksi PETAPI ditugaskan ke G. Marapi, Sumatra Barat. Maksudnya ialah untuk mengumpulkan data - data letusan, melakukan pemriksaan puncaknya, mmebuat penampang - penampang melintang dari beberapa sungai yang berhulu di daerah puncak (yang memungkinkan bisa dilalui oleh lahar hujan). Pekerjaan dapat diselesaikan tanggal 14 April karena beberapa sunga…
Atas perintah jawatan Geologi Bandung ( surat ttg. 25-9-1952 no : 543) dan dengan persetujuan jawatan pertambangan cabang Yogyakarta ( srt. ttg. 13-10-1952 no: 220/um) dilakukan penindjauan / pengukuran oleh Sudarmo & Merto.
Sebagai lanjutan surat perintah dari Dinas Geologi ttg 25-9-52 no : 543, dengan kapal "kartika" dari Krakatau, kami : Sudarmo & Marto bersama - sama dengan 4 pegawai D.G.B. lainnya (Sdr. 2 Tekad & Riswan, Soepian & Sukabir) mendarat di Kalianda, selanjutnya rombongan dengan melalui Tanjungkarang dan Prabumulih menuju ke Lahat, guna menyiapkan tugasnya masing - masing.
Berdasarkan peta topografi tahun 1907/1910 Gunung Dempo merupakan gunung tertinggi di Sumatra Selatan, dengan ketinggian 3159 m di atas muka laut. Pemeriksaan ini dilakukan dari tanggal 17-2 s/d 3-3 tahun 1981 dengan dua orang petugas yang digunakan dari Subdit Pengamatan Gunungapi.