Dalam laporan lapangan ini penulis menitikberatkan tentang aliran lahar hujan, terutama mengenai keselamatan kampung-kampung yang terletak disekitar jalur-jalur sungai yang kemungkinan akan dilaluinya. Hal ini berhubungan dengan gejala-gejala kenaikan kegiatan G. Merapi pada bulan Mei 1975. Survey dilakukan oleh 2 petugas dan dilaksanakan selama 14 hari
Dalam pmses pengolahan bijih PT Freeport Indonesia membutuhkan kapur (CaOJ sebesar 600 gr/ton bijih don kapur tersebut akan berpengaruh pada besaran nilai pH pada tailing yang selanjutnya di alirkan ke sungai Otomona. Upaya untuk menjaqa lingkungan di sekitar daerah aliran sungai tailing PT. Freeport Indonesia selalu melakukan uji sampel air dari mile …
Bengawan Solo lebih dari sekedar lagu yang melegenda. Sungai terbesar dan terpanjang di Pulau Jawa tersebut, saat ini menghaddapi permasalahan yang sangay kompleks. Kerusakan ekologi yang parah : banjir besar di musim penghujan dan kekeringan di musim kemarau. bengawan Solo menjadi saksi bisu bagaimana manusia Indonesia memperlakukan secara ironis sumber kehidupan utamanya: air,. Manusia begitu…
Kalimantan Timur dengan luas wilayah daratan 198.441, 17 km2 dan luas pengelolaan laut 10.216,57 km2 terletak antara 113°44' Bujur Timur dan 119°00' Bujur Timur serta diantara 4°24' Lintang Utara dan 2°25' Lintang Selatan. Dengan adanya perkembangan dan pemekaran wilayah, provinsi terluas kedua setelah Papua ini dibagi menjadi 10 (sepuluh) kabupaten, 4 (empat) Kata, 136 kecamatan dan…
Pada Pelita V tahun ke 2 pada tahun anggaran 1990-1991, telah diberangkatkan satu tim pemetaan daerah bahaya dari Seksi Penanggulangan Bahaya, Subdirektorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi ke daerah G. Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Menurut Surat Perjalanan Dinas No. 213/P/1984 tertanggal 23 April 1984, penulis ditugaskan melakukan pengamatan visual kegiatan Gunung Semeru selama 25 hari, berangkat dari Bandung pada 26 April 1984, sekaligus memeriksa Besuk Kobokan dan beberapa sungai sekitarnya untuk menilai potensi penyelewengan atau peluapan banjir lahar saat hujan. Pengamatan akhir April hingga pertengahan Mei 1984 menun…
Tanggal 9 s/d 23 November 1983 penulis melakukan penelitian sungai - sungai bagian barat daya Gunung Merapi. Penelitian ini didasarkan adanya luncuran awan panas guguran pada 5 Oktober 1983 serta 6 November 1983.
Penulis melaksanakan dan mengerjakan pemeriksaan lahar di daerah G. Galunggung di wilayah Tk. II Tasikmal aya berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.692/P/1983, tertanggal Bandung 25 Juni 1983, selama 14 hari. Maksud pemeriksaan (survei) lahar tersebut adalah untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyelewengan/peluapan banjir labar di Sungai-sungai: Ci Mampang, Ci Loseh, Ci Banjaran, …
Pada tanggal 22 November 1976, penulis ditugaskan ke daerah G. Semeru bagian sebelah timur dan selatan selama 20
Banjir lahar hujan tgl.25 November 1976, secara langsung ter- lepas dari tingkat kegiatan G.Merapi saat ini (pembentukan kubah lava). Penyebab utama peristiwa tersebut ialah hujan lebat yang turun di daerah lereng bagian atas.