Semeru adalah sebuah gunungapi aktif strato tipe A, dengan Mahameru sebagai titik tertinggi (3.676 mdpL). Gunungapi ini secara administratif termasuk dalam dua wilayah yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten malang, Propinsi Jawa Timur. Gunungapi ini juga termasuk salah satu dari beberapa gunungapi yang sangat giat/aktif.
Perkembangan pemukiman di sekitar lereng gunungapi ini sangat pesat, terbukti dengan banyaknya bangnan-bangunan dari tipe sederhana hingga real estate dan villa serta hotel-hotel berbintang yang jaraknya sekitar 6 km dari puncak G. Gede. Disamping itu, aset-aset penting seperti Taman Nasional Cibodas yang merupakan tujuan wisata, perkebunan teh dan Istana Peristirahatan Presiden di CIpanas juga…
Pemukiman di sekitar lereng gunungapi ini cukup padat, malahan di kaki baratdaya G. Salak terdapat lapangan panas bumi yang sudah beroperasi sebagai pembangkit listrik. PAda tahun 1698/1699 terjadi letusan yang merusak dan terakhir pada 1938 terjadi letusan freatik. Untuk mengantisipasi jika terjadi lagi letusan di masa datang, perlu dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana untuk mengurangi kor…
G. Slamet terletak pada suatu wilayah berpenduduk padat, bahkan merupakan gunungapi yang cakupan wilayahnya cukup luas yaitu meliputi 5 Kabupaten. Sejak letusan terakhir 1992 hingga saat ini (2006), lebih kurang 14 tahun, G. Slamet belum pernah meletus. Berdasarkan catatan sejarah kegiatannya, masa istirahat terpendek adalah 1 tahun dan terpanjang adalah 53 tahun.
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Produk yang dikeluarkan gunungapi tersebut dapat membahayakan serta memusnahkan semua yang dilaluinya. Untuk mengantisipasi serta mengurangi korban yang mungkin terjadi, maka perlu dilakukan evaluasi Kawasan Rawan Bencana Gunungapi.
Letusan yang tercatat dalam sejarah G. Slamet dimulai pada tahun 1772, dan yang terbaru terjadi pada tahun 1992. Sebagai gunungapi aktif yang termasuk klasifikasi tipe A, G. Slamet terletak pada suatu wilayah berpenduduk padat, bahkan merupakan gunungapi yang cakupan wilayahnya cukup luas yaitu meliputi 5 Kabupaten.
Letusan yang tercatat dalam sejarah kegiatan G. Slamet dimulai pada tahun 1772, dan yang terbaru terjadi pada tahun 1992. Sebagai gunungapi aktif yang masuk klasifikasi tipe A,G. Slamet terletak pada suatu wilayah berpenduduk padat, bahkan merupakan gunungapi yang cakupan wilayahnya cukup luas yaitu meliputi lima Kabupaten.
Sejak erupsi terakhir pada 1956 hingga kini G. Gede dalam keadaan istirahat kecuali beberapa kali terjadi kegempaan meningkat namun kemudian menurun lagi. G. Gede merupakan salah satu dari beberapa gunungapi aktif Tipe A di Jawa Barat yang mempunyai penduduk cukup padat di daerah lereng dan kakinya. Perkembangan pemukiman dari tipe sederhana hingga real estate dan villa serta hotel-hotel berbin…
Seperti diketahui akibat laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang demikian cepat, perkembangan pemukiman penduduk merambah ke daerah-daerah yang termasuk dalam kawasan rawan rawan bencana gunungapi. Perambahan hutan untuk dijadikan areal berladang kerap dilakukan oleh penduduk yang berdian di sekitar gunungapi.
Sejak erupsi terakhir pada 1937 hingga kini G. Cereme (3.078 meter d.p.l dalam keaadaan istirahat kecuali beberapa kali terjadi kegempaan meningkat namun kemudian normal kembali. G. Cereme merupakan salah satu dari beberapa gunungapi aktif tipe A di Jawa Barat, walaupun letaknya relatif terpisah dari deretan gunungapi aktif lainnya sehingga merupakan gunungapi soliter.