Tangkubanparahu yang artinya adalah perahu terbalik, merupakan salah satu gunungapi aktif strato tipe A yang terletak 30 km di sebelah utara Kota Bandung dan 10 km di selatan Kota Subang dengan ketinggian 2084 m di atas permukaan laut. PAda bagian puncak G. Tangkubanprahu terdapat 9 kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah BAru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Dom…
Gunung Gede merupakan salah satu gunungapi yang banyak dikunjungi para wisatawan dan pencipta alam. Hutan sekitar Gunung Gede mempunyai daya tarik tersendiri; alamnya yang subur, indah, sejuk, dan sebagai pusat tempat tumbuhnya aneka ragam jenis tumbuhan; merupakan hutan/taman wisata. Selain itu penduduk yang bertempat tinggal di sekitar G. Gede cukup padat.
Indonesia is located between three junction plate's collision of Eurasian, Indo - Australian, and Pasific Plates. Their collision caused some natural disasters such as earthquakes, faults, tsunamis, land slides, and volcanic eruptions. The moost severe tsunami is the world had attach Aceh in 2004 with more than two hundreds thousand people killed, and the most recent of tsunami was occurred in …
Papandayan merupakan salah satu gunungapi strato tipe A, berbentuk kerucut terpancung yang dibangun oleh perselingan aliran lava dan endapan piroklastika aliran dan jatuhan, hingga saat ini G. Papandayan masih terus aktif dengan hembusan solfatara dan fumarol di dasar kawah dan juga bualan-bualan air. Berdasarkan sejarah letusannya, G. Papandayan pernah tercatat beberapa kali meletus.
Gunung Gede sering disebut sebagai Komplek Gunungapi Gede - Pangrango karena letaknya yang berdekatan dan membentuk suatu gunung kembar. Gunungapi Pangrango relatif lebih tua dari pada Gede fan sudah tidak memperlihatkan aktifitas vulaknismenya lagi di sekitar kawasan tersebut diantaranya Gumuruh, Sukaratu, dan Masigit, yang menggambarkan perpindahan pusat vulkanisme di komplek gunungapi ini.
Perkembangan pemukiman di sekitar lereng gunungapi ini sangat pesat, terbukti dengan banyaknya bangnan-bangunan dari tipe sederhana hingga real estate dan villa serta hotel-hotel berbintang yang jaraknya sekitar 6 km dari puncak G. Gede. Disamping itu, aset-aset penting seperti Taman Nasional Cibodas yang merupakan tujuan wisata, perkebunan teh dan Istana Peristirahatan Presiden di CIpanas juga…
Pemukiman di sekitar lereng gunungapi ini cukup padat, malahan di kaki baratdaya G. Salak terdapat lapangan panas bumi yang sudah beroperasi sebagai pembangkit listrik. PAda tahun 1698/1699 terjadi letusan yang merusak dan terakhir pada 1938 terjadi letusan freatik. Untuk mengantisipasi jika terjadi lagi letusan di masa datang, perlu dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana untuk mengurangi kor…
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Produk yang dikeluarkan gunungapi tersebut dapat membahayakan serta memusnahkan semua yang dilaluinya. Untuk mengantisipasi serta mengurangi korban yang mungkin terjadi, maka perlu dilakukan evaluasi Kawasan Rawan Bencana Gunungapi.
G. Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif dan tertinggi di Jawa Barat dengan elevasi 3078 meter di atas muka laut. Bila dilihat dari rangkaian penyebaran gunungapi di Jawa BArat dari barat ke timur, G. Ciremai merupakan gunungapi soliter yang terpisah daru rangkaian gunungapi lainnya. Fenomena gunungapi soliter ini pada umumnya sering terakait dengan tatanan tektonik yang rumit.
G. Galunggung menempati daerah seluas kurang lebih 275 km2 dengan diameter 27 km (baratlaut-tenggara) dan 13 km (timurlaut-baratdaya). G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 di atas daratan Tasikmalaya. Sejarah letusan G. Galunggung secara umum bersifat relativ aktif.