Laporan pemeriksaan puncak Gunung Merapi meliputi pemeriksaan kawah seperti keadaan lerengg sebelah utara, lava dari tahun 1954-1957, Kawah Woro, dan Kawah Gendol, serta Lereng Gendol
Memenuhi Surat Pemerintah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat No. KS/212/77 Agustus 1977, perihal Kegiatan G. Ceremai, maka Sub Dit. Vulkanologi Direktorat Geologi menugaskan dua orang petugas dari Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi dan satu orang petugas dari Seksi Pengawasan Gunungapi dengan SPPD. No. 3471/s/77 tanggal 26 Agustus 1977- Maksudnya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut …
Sehubungan dengan saran Sar. Sadjiman dari laporan pengamatan K. Putih dan K. Batang, tel. 8 Maret 1977, yaitu alangkah baiknya bi- la diadakan survey K. Blongkeng, K. Putih dan K. Bebeng, dan sesuai pula dengan rencana Seksi PEFAPI dalam triwulan IV tahun 1976/1977, maka penulis ditugankan oleh Kasi PETAPI ke sekitar hulu K. Pütih dan lain lain.
Pekerjaan pertama adalah memeriksa keadaan sekitar muka terowongan Lahar Badak (Outlet) tgl. 6 Mei 1978. Waktu pemeriksaan jam 09.35. Cuaca agak mendung, suhu udara 28°C, suhu air 33°C. Warna air jernih, tercium bau busuk disekitar tempat ini. Suara air di "outlet" sangat keras. Sayap (tembok) sebelah selatan roboh, tergeletak dibawah "outlet", dan banyak potongan batang batang kayu dan bambu…
Gunungapi dengan tipe strato ini terletak di- daerah Kabupaten Cirebon pada posisi 6.534 1.s. dan 108.24 B.T. Pada kawah utama terdapat dua dasar kawah, kawah kasepuhan dan kawah kanoman, sebelum mencapai kawah utama disebelah baratnya terdapat bekas lobang le- tusan yang telah dikenal dengan nama Gua Walet.
G. Gede atau G. Agung terletak dikecamatan Cianjur, bentuk gunungapi kembar dengan 4. Pangrango yang lebih tuabdan tidak lagi menunjukkan adanya kegiatan. Tubuh gunungapi ini tortutup popohonan besar maupun kecil yang tumbuh secara subur dan merupakan pohon pelindung bagi petugas. Dipuncaknya terdapat kawah-kawah Gemuruh, Gedeh, Sela, Ratu, Lanang, Baru dan Wadon.
Dengan Surat Perintah Dinas / Jalan No. 1059/s/1977 dan No.1060/S/1977, tertanggal Bandung 9 Maret 1977 Sår. Samud dan penulis ditugaskan oleh Kepala Bag. Proy. Penelitian dan Pemetaan Gunungapi ke daerah G. Semeru.
Pencemaran terjadi di sepanjang S. Ciwidey pada tgl.4 April 1978, akibat peningkatan secara mendadak kadar sulfat dan chlorida dalam air yang mengalir dari kawah Putih, G. Patuha. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, dilakukan pe- meriksaan pada tgl. 12 14 April, diantaranya terhadap ke- giatan gunungapinya, penelaahan sebab musabab terjadinya pencemaran, geologi teknik dalam usaha pencegahan …
Memenuhi Surat Perintah Dinas/Jalan No. 238/5/1977 dan No. 239/5/1977, tertanggal Bandung 14 Januari 1977, penulis dan Sår. Ato Djuhara ditugaskan oleh Kepala Bagian Proyek Penelitian dan Pemetaan Gunungapi ke daerah G. Semeru selama 20 hari. Keberangkatan dari Bandung pada tgl. 17 Januari 1977.
Kegiatan yang dilakukan pada pemeriksaan puncak kali ini adalah, mengambil conto pasir pada setiap kawah, conto batuan, conto tanaman, pengukuran suhu fumarola/solfatara, pemeriksaan keadaan kawah sekarang serta pengambilan foto - foto.