Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan yang terletak di bagian selatan Kw. Ratu. Dari Pos yang dapat dilakukan hanya mengamati kegiaran Kw. Baru, sedangkan kawah - kawah lainnya tidak dapat.
Dalam tahun anggaran 1983/1984, Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi merencanakan akan melakukan pemetaan geologi G.Raung dan sekitarnya di Provinsi Jawa Timur, karena penelitian yang membahas tentang stratigrafi dan aspek geologi lainnya yang khusus hasil endapan gunungapi Raung belum ada yang melakukan.
Kerja praktek di G.Merapi dilaksanakan selama 25 hari dengan melakukan beberapa pekerjaan yang terdiri dari : (1) Pengukuran topografi; (2) Pengamatan visual dari Ngepos maupun Plawangan; (3) Melakukan pembacaan seismogram (rekaman) dan analisa gempa; (4) Pemeriksaan daerah laharan dan aliran sungai serta meninjau daerah yang merupakan contoh usaha penanggulangan terhadap bencana letusan gunung…
Pemetaan dimaksudkan untuk mengumpulkan segala data geologi berupa stratigrafi, struktur geologi dan pelamparan dari hasil kegiatan gunungapi Slamet dan parasit - parasitnya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi Slamet dengan skala 1 : 50.000.
Pemetaan Geologi Gunungapi komplek Arjuno-Welira merupakan salah satu program Proyek Pemetaan Geologi Gunugapi, Direktorat Vulkanologi anggaran 1982-1983.
Analisa geokimia dan analisa petrografi batuan volkanik gunungapi Galunggung memperlihatkan adanya variasi dari pada senyawa Si02, K20, dan Na20. Seri kekerabatan batuan volkanik adalah arc-tholeiitic suite dengan jenis magmanya andesit basaltic dan basalt. Kedalaman magma antara 137 - 160 km pada zona Benioff dengan temperatur 1250'C - 1350'C.
Gunungapi Ciremai dan sekitarnya perlu diselidiki secara terperinci untuk dan memisahkan stratigrafi rempah gunungapi tersebut disamping penelitian struktur yang lebih terperinci. Dari hasil penelitian tersebut dapat disusun peta geologi gunungapi Ciremai beserta laporannya.
Sebagaimana telah dilaporkan pada laporan hasil pemetaan tahap pertama, G.Salak adalah gunungapi tipe strato pada tingkat kegiatan fumarola dengan ketinggian 2211 m di atas muka laut dan secara administrasi termasuk wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Laporan ini merupakan kumpulan ihtisar kegiatan gunungapi di Jawa dan Sumatra. Penyusunannya mengalami kelambatan karena adanya beberapa hambatan diantaranya penghitungan gempa, anali-sa gempa dan pengumpulan datanya
Tujuan utama penyelidikan ini adalah untuk mengumpulkan data geologi secara lateral maupun vertikal atas hasil letusan serta struktur geologinya. Metode penyelidikan dilakukan secara pemetaan geologi dengan mempergunakan peralatan seperti, palu geologi, altimeter, kamera, roll meter, cangkul/sekop, alat tulis dan gambar serta buku catatan lapangan dan lain - lainnya.