Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata (kompleks G. Krakatau). Sejak pemunculannya tanggal 11 Juni 1927 hingga 2011, Gunung Anak Krakatau telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dengan waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun. Aktivitas Gunung Anak Kr…
Kebijakan Pemerintah dalam pelaksaan Otonomi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasa gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah, maka dari itu sesuai dengan amanat…
Kebijakan otonomi daerah memberikan kewenangan seluas-luasnya kepada daerah untuk mengembangkan daerahnya. Penaataan wilayah harus mempertimbangkan sumber daya dan potensi bencananya. Oleh karena itu diperlukan upaya pengurangan risiko bencana. Analasis risiko bencana gunungapi dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko suatu objek bencana di dalam kawasan rawan bencana gunungapi. Peta risiko be…
Marapi yang berada di Provinsi Sumatera Barat merupakan gunungapi aktif dengan tingkat perkembangan populasi manusia dan ekonomi yang tinggi dapat meningkatkan tingkat kerawaan bencana dan kerentanan di kawasan tersebut. KArakter letusan G. MArapi berupa letusan secara eksplosif maupun efusif dengan masa istirahat rata-rata 4 tahun. Kegiatannya tidak selalu terjadi pada kawah yang sama, tetapi …
Nama Gunung Sibayak dengan ketinggian 2.172 meter dari permukaan laut (mdpl) tidak saja dikenal sebagai gunung aktif yang menarik minat wisatawan nusantara dan mancanegara. Lebih dari itu, gunung yang juga dikenal banyak memakan korban wisatawan nusantara maupun macanegara yang mendaki, sekaligus tempat bersemayamnya rongsokan lima jenis pesawat terbang. Menurut cerita masyarakat kedua desa, wi…
Gunungapi Anak Krakatau sejak muncul 11 Juni 1927 hingga 2012, telah mengalami erupsi lebih dari 100 baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun dan umumnya terjadi 4 tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava. Aktivitas kegempaan Gunungapi An…
G. Kerinci (+3805 m) atau Peak of Indrapura atau G. Gadang atau Berapi Kurinci atau Korinci merupakan gunungapi satrtao aktif tipe A tertinggi yang terletak di P. Sumatera lokasi G. Kerinci secara administrati terletak pada perbatasan Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi, dan Kabupaten Solok, Propinsi Sumbar. Dari data Geologi diketahui erupsi masa lampau berisfiat eksplosif, dielingi dengan adany…
Pada awalnya Gunungapi SInabung merupakan gunungapi strato volcano Tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas erupsi. Aktivitas Gunungapi Sinabung hanya ditunjukkan dengan adnaya solfatara dan fumarola, baik didaerah sekitar kawah, maupun disekitar lembah sungai bagian timur dan tenggara. Namun demikian, pada tanggal 27 Agustus 2010, terjadi erupsi freatik yang diik…
Gunungapi Anak Krakatau sejak muncul 11 Juni 2012, telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksploasif maupun efusif. Dar sejumlah letusan tersebut pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun dan umumnya terjadi 4 tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava. Dalam 4 tahun terakhir, letusan G. Ana…
Sebagai negara kepulauan, Indonesia yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif utama memiliki 127 gunungapi aktif yang membentuk busur gunungapi tersebar dari Pulau SUmatera, menyambung ke Pulau JAwa, BAli dan Nusa Tenggara, Halmaheram dan Sulawesi Utara. Jika terjadi erupsi, akan berpotensi menyebabkan bencana bagi penduduk di sekitaranya. Dalam upaya mitigasi salah satu upaya terp…