G. Galunggung terletak di dua wilayah Kabupaten, yaitu Garut dan Tasikmalaya. Daerah yang berbahaya, yaitu yang terletak di depan mulut kawah, termasuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Laporan ini merupakan kumpulan ihtisar kegiatan gunungapi di Jawa dan Sumatra. Penyusunannya mengalami kelambatan karena adanya beberapa hambatan diantaranya penghitungan gempa, anali-sa gempa dan pengumpulan datanya
Dalam Juni 1982 Feta Daerah Bahaya G. Galunggung (A. D. Wirasaputra dan S. Wikartadipura, 1971) ditinjau kembali serta dilengkapi. Seperti la zim dilakukan pembuatan peta didasarkan atas morfologi, topografi dan kerusakan akibat letusan sebagaimana tercatat dalam sejarah.
Pengamatan ke puncak G. Merapi selama ini bannyak cerah, asap solfatara woro Gondol, dan ladang yang lain berasap putih pan kalang-kadang total, w kananya gas berhealus agak kuat, berhemtxın lebih kurang max 750 meter di atas pancak
Selama Januari sd. 23 Desember 1981 kegiatan G.Kelut masih normal. Suhu yang diperoleh dengan cara pengukuran langsung, suhu air danau berkisar antara 30'C - 32,5' C. Volum air 1,25 juta meter kubik.
Letusan hampir terus menerus terjadi setiap bulannya. Demikian pula guguran - guguran lava yang diselingi oleh awan panas guguran. Semuanya masuk ke jurusan Besuk Kobokan dan Besuk Kembar. Letusan - letusan yang terjadi hanya menyebabkan hujan abu di sekitar puncak saja, kecuali bila pada saat letusan bertiup angin yang sangat kencang, abu dapat mencapai desa di lereng atas G. Semeru.
Gunung Lawu (+3265) termasuk salah satu dari gunung api aktif di Indonesia,, digolongkan sebagai gunungapi tipe-B, yaitu gunungapi yang pernah mengadakan letusan sebelum tahun 1600. Kegiatan G. Lawu setelah tahun 1600 ditandai dengan kegiatan solfatara (kegiatan gas) pada kawah Candradimuka.
Suatu kejadian yang agak mengejutkan telah terjadi di Kelut. Akibat dari peristiwa tersebut baru diketahui pada waktu para petugae memeriksa kawah pada tgl. 14 Maret 1979
Pada tgl. 28 - 1 - 1979 dilakukan penelitian, akibat terjadinya awan panas guguran pada tgl. 24 - 1 - 1979 jam 21.29
Kemungkinan kegiaten 0. Gode ini semakin menurun kebagian ba wah dan muncul di bagiankaah Vadon. Suhn gas/solfatara teruiur pada saat itu berkisar 103°C. Misekitar kasah tersobut torlihat banyak aublimasi belerang bervarna kuning tua, neap sudah mulai mensbal. Rega kembali ke Cibodas melalui jalan Kandang Badak, Cisaat, Cipanas, Perspatan Curug Cibeureun dan achirnya sampai ke Kebun Raya Cibod…