Tujuan pemetaan daerah bahaya G. Batur adalah untuk mempersiapkan suatu peta daerah bahaya suatu gunungapi yang mempunyai masa istirahat antara 1 sampai 30 tahun (jangka menengah). Pada 1970, G.Batur telah dipetakan oleh S.Hamidi dkk yang menghasilkan satu peta daerah bahaya setelah terjadi kegiatan letusan paroksimal 1963. Metode penelitian yang dilaksanakan selama pekerjaan ini dilaksanakan a…
G. Batur termasuk gunungapi tipe A di kelilingi oleh pematang kaldera diantaranya termasuk salah satu kaldera terbesar dan terindah di Dunia (van Bemelen, 1945, p. 505-506). tinggi di atas permukaan laut 1717 m, terletak di Kabupaten Bangli P. Bali. Tinggi di atas permukaan (Atlas Trop Nederl, Lembar 22 ) Dengan 8°14.30 Lintang Selatan, 115°22.30 Bujur Timur. kerja Tim rencana Sesuai dengan P…
Penyelidikan Umum Batubara daerah Laung Tuhup dan sekitarnya, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan wilayah prospek endapan batubara yang dapat dipertimbangkan dalam tahap kegiatan eksplorasi selanjutnya serta melengkapi data dan neraca sumber daya batubara nasional. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan d…
Gunung Batur adalah gunungapi aktif yang titik letusannya berpindah pindah, tinggi diatas muka laut 1717 meter. Gunung ini berada di dalam Kaldera Batur yang berukuran panjang 13,8 km, lebar lk 10 km, serta pada dasar Kaldera sebelah timur dan tenggara terdapat sebuah danau yang panjangnya 7500 meter dan lebar 2500 meter. Di kaki gunung Batur ini banyak terdapat kawah kawah parasit, bekas kegia…
Logam tanah jarang merupakan salah satu mineral yang saat ini dibutuhkan dalam pengembangan teknologi maju sebagai komponen katalis. Sebagai contoh neodymium (Nd) yang dijadikan sebagai alloy dengan besi dan boron untuk membentuk magnet permanen yang kuat pada generator. Selain itu, terdapat juga europium (Eu) dan gadolinium (Gd) yang mempunyai kemampuan absorpsi neutrin yang baik sehinggai dig…
Kegiatan Regu Penyelidikan Petrokimia dimulai sejak terjadinya letusan per-tama pada 28 Desember 1987 malam hingga menjelang berakhirnya kegiatan 19 Januari 1988 serta dilanjutkan dengan penyelidikan lapangan pada 13 sampai 31 Agustus 1988. Mulai sejak itu Regu Petrokimia pada setiap pertemuan Direktorat Vulkanologi yang khusus menangani kegiatan letusan Gunungapi memberikan pelayanan di bidang…