Penyuluhan vulkanologi G. Kie Besi di P. Makian, Kab. Maluku Utara dilaksanakan pada 12 Juli 1993. Sasaran utama penyuluhan di daerah tersebut sebagai upaya Direktorat Vulkanologi dalam menya-darkan penduduk yang akan bermukim kembali di P. Makian, letusannya pada tanggal 29 30 Juli 1988. Gunungapi tersebut merupakan gunungapi yang dianggap paling bahaya di antara gunun-gapi yang berada di Kabu…
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Awu di kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, merupakan salah satu gunungapi aktif yang mempunyai fenomena menarik untuk diselidiki. G. Awu yang mirip dengan G. Kelud, memiliki danau kawah. Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal dengan ukuran 1550 x 1200 m2, biasanya berair yang berasal dari air hujan dan tertam…
Berdasarkan pada rencana kerja Direktorat Vulkanologi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi, Seksi Pemetaan Topografi Tahun Anggaran 1999-2000, maka salah satu rencana kerja adalah melakukan pemetaan topografi Gunungapi Tangkoko (Gunung Batu Angus) Propinsi Sulawesi Utara. Maksud dari Pemetaan Topografi ini adalah melakukan kegiatan pengukuran situasi topografi di sekitar puncak yang disertai dengan pen…
Sesuai dengan tugas dan fungsi dari Sub Dit. Bimbingan dan Informasi Gunungapi serta atas kewenangan Pemda Tk. II Kab. Ende maka pada tanggal 19 dan 24 Mei 1993, bertem-pat di Kantor Kecamatan Ende Selatan dan Gedung Pertiwi telah dilakukan penyuluhan yang diikuti oleh para Pimpi-nan Instansi yang tergabung dalam SATLAK PK, Perguruan Tinggi, Guru SMA, SMP, SD, Pemuka Agama, Kepala Kelura-han, R…
Gunung api Lokon termasuk kedalam wilayah Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis gunung api ini terletak pada 1°21'30" Lintang Utara dan 124°43'30" Bujur Timur (Gambar 1). Gunung Lokon terdiri dari dua puncak yaitu Gunung Lokon dan Gunung Empung. Puncak tertinggi dari Gunung Lokon yaitu 1580 m dpl disini terdapat pilar triangulasi P112, sedangkan punc…
G. Tambora dan G. Sangeangapi adalah dua buah gunung aktif tipe A yang berada di Propinsi Nusatenggara Barat. G. Tambora adalah gunungapi aktif yang mempunyai kaldera dipuncaknya. Terletak di Jazirah Sanggar Kab. Bima, P. Sumbawa, Propinsi Nusatenggara Barat. Posisi geografinya 8°15' Lintang Selatan, 118°00'Bujur Timur. Tinggi puncaknya 2851 m diatas permukaan laut
G. Leroboleng terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusatenggara Timur. Koordinat geografinya pada posisi 8021,25' Lintang Selatan, 122050,5' Bujur Timur (Gb. 1). Tinggi puncak G. Leroboleng pada ketinggian 1240 m di atas permukaan laut (Hamid S., 1972). Pada puncak G. Leroboleng terdapat bekas letusan sebanyak 29 buah (Stehn, 1940 dan Neuman Van Padang, 1951; dalam Hamidi…
Dalam rangka penelitian deformasi di G. Soputan ini, maka telah dibuat 5 buah titik ukur di sekitar kawah/puncak dan dinding kaldera Soputan di bagian timur puncak Soputan, dimana pembuatan titik ukur ini dimaksudkan sebagai titik tetap baik untuk reflektor/cermin maupun instrumen dalam melakukan pengukuran EDM (Electro-optical Distance Measurements) dan juga kelak dapat digunakan untuk titik t…
Gunung Sangeang Api adalah gunungapi aktif tipe A yang terletak di P. Sangeang yakni suatu pulau kecil dibagian Timur P. Sumbawa, Provinsi Nusatenggara Barat termasuk dalam wilayah Kecamatan Wera Timur. Posisi geografi gunung ini tercatat di beberapa Publikasi Vulkanologi, yakni 8°11" Lintang Selatan dan 119°3,5" Bujur Timur. Puncaknya disebut Doroapi yang berarti suatu gunungapi, selain i…
G. Iya merupakan gunungapi strato dengan ketinggian 637 meter d.p.1 dan merupakan salah satu dari 13 gunungapi aktif (Tipe A) yang berada di sekitar P. Flores (Photo-1). Gunung Iya merupakan suatu komplek gunungapi dengan beberapa kerucut diantaranya G. Roja (425 m) dan G. Pui/G. Meja (371 m) yang membentuk tanjung di selatan kota Ende. Dalam sejarah letusannya, G. Iya menampakkan aktifitasnya …