Sejarah kegiatan G. Guntur menunjukkan bahwa letusan besar magmatik terkahir yang mengahasilkan aliran lava terjadi pada 1840, sedangkan letusan berikutnya yaitu pada 1841, 1843 dan 1847 hanya disebutkan letusan sangat besar namun tidak dilaporkan adanya aliran lava. Jadi sejak 1840 hingga 2003 gunungapi ini telah mengalami masa istirahat selama 163 tahun yang berarti telah mencapai lebih dari …
Gunungapi guntur termasuk gunungapi strato, bukan merupakan kerucut tunggal (monokonida) melainkan terdiri dari beberapa puncak (kerucut polikonida) diantaranya adalah: G. Guntur, G. putri, G. Agung, G.Picung, G. Kabuyutan, G. Parupuyan, Sangiang buruan dan G. Masigit. Jenis endapan yang merupakan produk erupsi gunungapi guntur ini dapat berupa bahan galian yang potensial untuk digunakan sebaga…
indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumber daya alamnya untuk kepentingan ekonomi
Secara administratif daerah penyelidikan termasuk dalam Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Lokasi penyelidikan termasuk ke dalam wilayah administrasi Kecamatan Kabaena Utara dan Kecamatan Kabaena Tengah. Maksud penyelidikan umum ini adalah melokalisir sebaran endapan nikel laterit Daerah Kabaena di Kabupaten Bombana, dengan tujuan untuk mendapatkan daerah prospek dan karakteristik e…
Sesuai dengan uraian tugas kelompok program penelitian mineral yang merupakan penjabaran dari fungsi utama pusat sumber daya geologi(permen ESDM no.0030 tahun 2005)
Daerah penyelidikan secara tektonik berada pada Lengan Utara Sulawesi yang merupakan busur bagian barat yang mengalami pengangkatan kuat sehingga hampir semua batuan tertektonikan. Batuan sedimen berselang-seling dengan batuan vulkanik,berasosiasi dengan sejumlah kecil batuan basaltik dan batuan intrusi granit.
The area of apeproxsimation 50 km2 in paga and nita sub districts ,sikka districts,east nusa tenggara ,indonesia has been chosen for follow-up mineral exsploration withhin kordinates as follows longitude between 122 1'27.3"-122 3'36.89" and latitude between-8 35'54.078"- -8 40'32.92".
Kebutuhan akan logam mulia dan logam dasar selalu menunjukan kecendrungan meningkat atau paling tidak tetap stabil. Salah satu indikasi adalah meningkatnya kegiatan perusahaan pertambangan yang melakukan eksplorasi logam mulia dan ikutannya (logam dasar) diindonesia.
Batubara terbentuk dari hasil pengawetan sisa-sisa tanaman purba dan menjadi padat setelah tertimbun oleh lapisan di atasnya. Pengawetan sisa-sisa tanaman ini sangat dipengaruhi oleh proses biokimia, yaitu pengubahan oleh bakteri. Kemudian bahan sisa-sisa tanaman tersebut terkumpul sebagai suatu massa yang mampat, yang disebut gambut (peat). Proses pembentukan gambut (peatification) dapat terja…
Konsentrasi unsur logam termasuk LTJ untuk membentuk endapan ekonomis yang dapat dijadikan komoditas tambang dalam proses pembentukannya selain dipengaruhi faktor fisika dan kimia juga nilai kandungan unsur itu di dalam kerak bumi, karena semua proses pembentukan tersebut berlangsung dalam kerak bumi. Proses yang berlangsung baik dalam media larutan magmatis maupun fluida sisa magmatis (hidrot…