Oleh Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi kami diminta untuk memperbaiki dan menyetel pesawat Wiechert horizontal, Massa 200kg yang ada di Pos Plawangan dan menempatkan kembali di tempat pesawat gempa yang lama.
Dengan maksud untuk mengetahui untuk mengetahui adanya perubahan akibat kegiatan Gunung Slamet pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya, perlu dilakukan pendakian ke puncak G. Slamet belum diamati secara tahap sehingga dengan adanya pemeriksaan secara periodik dapat diikuti perkembangan kegiatannya.
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tanggal 23 Mei 1980 Nomor 150/P/80, kami bersama Sdr. Toha ditugaskan ke puncak Gunung Raung.
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.1880/P/80 tanggal 1 Desember 1980, penulis bersama dengan dua orang pengamat dari G. Merapi di Pos Babadan dan Plawangan ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kawah G. Merapi.
Dataran tinggi Dieng yang diangap sebagai kumpulan gunugapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai kumpulan gunugapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai daerah yang mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan tenaga panas-bumi.
Penulis ditugaskan untuk melakukann pengukuran dan pengamatan di K. Putih, akibat penyimpangan aliran lahar.
Akibat turunnya hujan yang lebat dipuncak gunung maupun disekitarnya mengakibatkan air hujan itu massanya besar dan menjadi motor membawa/mengikis material - material berupa guguran lava dan hasil - hasil letusan yang terendap dilereng - lereng gunung dan dilembah - lembah sungai.
Dengan surat perintah No. 4174/S/1975, tanggal 4 Oktober 1975, penulis ditugaskan untuk melakukan pengamatan lahar di sungai-sungai sebelah baratdaya Gunung Merapi; sehubungan dengan banjir yang terjadi tanggal 4 Oktober 1975.
Pada tanggal 9 Februari 1975 jam 11.45 lebih dari 33 detik terjadi gempa bumi di daerah Sukabumi dan sekitarnya akibat tersebut banyak bangunan - bagunan yang rusak retak - retak bahkan ada yang roboh pula.
Sehubungan dengan Rentjana Pembangunan Lima Tahun, tahun ke II (1970) tahap pertama penulis telah ditugas- ke G. Papandayan untuk membantu Kasi Penelitian G. Api jang akan mengadakan penelitian daerah bahaja gunung kan tersebut. Selain dari pada itu dibuat pula penampang sungai2 terutama jang mempun jai hulu dari Kawah Gn. Papanda jan, diantaranja ialah: Tji Paragpug, Tji Beureum leutik, Tji B…