Evaluasi kegiatan G. Kelut dimaksudkan untuk mengetahui hasil dari pemantauan kegiatan seismik dan visual berupa pengukuran suhu air danau kawah, pemeriksaan sekitar kawah, dan pengambilan contoh gas.
Komposisi kimia gas G. Kelut pada bulan April tidak memberikan tanda - tanda peningkatan kegiatan. Diperlukan adanya penelitian yang berkesinambungan mengenai kimia gas vulkanik dan kimia air danau kawah, yang terutama dalam rangka menunjang pemantauan aktifitas vulkanik.
Data - data seismik selama Januari 1997 sampai Juni 1998 memperlihatkan bahwa di Komplek Dieng yang terekam hanya gempa tektonik jauh dan tektonik lokal, sedangkan gempa vulkanik hanya satu kali terekam itupun hanya berupa gempa vulkanik type A.
Kegiatan vulkanik G. Slamet dipantau dari Pos Pengamatan Gunungapi yang terletak di sebelah selatan G. Slamet, tepatnya di Desa Gambuhan kecamatan Pulosari Kabupaten Pamulang Jawa Tengah pada ketinggian +1025 mdpl.
Pengukuran Deformasi Vertikal di G.. Tangkubanparahu dilakukan untuk mengetahui perubahan beda tinggi (arah vertikal) dari sebuah gunung api, guna mengetahui kegiatan di daerah gunungapi serta untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kegiatan suatu gunung api.
Pemetaan di kawasan Gunungapi Kawah Timbang adalah untuk membuat batas daerah - daerah yang terlanda bencana akibat letusan gunungapi di daerah Kawah Timbang dan sebagai revisi terhadap peta daerah bahaya Pengunungan Dieng yang telah dibuat oleh Sumarna Hamidi tahun 1980.
Pemahaman fenomena - fenomena magmatik dan pengawasan gunung - gunung api tidak bisa terlepas dari studi deformasi. Di G.Merapi, gunungapi tipe strato dan kubah lava, yang aktivitasnya tidak berhenti sejak tahun 1992, sehingga dilakukan pengukuran tahunan jaringan GPS sejak bulan Sepetember 1993.
Gunungapi Perbakti merupakan salah satu gunungapi yang tergabung dalam suatu kompleks atau kelompok gunungapi aktif di sekitar Gunungapi Salak, terletak disebelah baratdaya-nya, merupakan salah satu lapangan Solfatara atau Fumarolla, yang kini telah dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit tenaga listrik atau disebut juga Panasbumi atau Geothermal.
Pemetaan kawasan Gunungapi Gagak dilakukan untuk menghasilkan Peta Kawasan Rencana Gunungapi Gagak, yang diharapkan dapat diterapkan untuk mengurangi bencana letusan yang akan terjadi serta bermanfaat bagi Instansi Pemerintah lainnya dalam rangka menyusun rencana pembangunan secara umum dan rencana detil tataruang daerah disekitar Gunungapi Gagak di Jawa Barat.
Pengamatan visual ini tidak dilakukan pada seluruh kawah yang ada di Komplek Dieng, melainkan hanya dipilih pada delapan kawah yang cukup aktif yang ada pada lokasi Daerah Bahaya dan satu kawah di Daerah Waspada.