Atlas Geokimia Regional Sulawesi Bagian Selatan merupakan seri ketiga dari Atlas Geokimia Regional Indonesia yang disusun untuk menyediakan informasi geokimia regional sebagai dasar inventarisasi sumber daya geologi dan pengelolaan wilayah. Pemetaan dilaksanakan oleh Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral pada tahun 1997–2000 menggunakan pendanaan APBN. Wilayah penelitian mencakup selur…
Atlas Geokimia Daerah Kalimantan Bagian Timur Laut untuk memberikan gambaran variasi unsur geokimia pada skala regional. Atlas ini merupakan review hasil penyelidikan geokimia sedimen sungai aktif yang telah dilaksanakan oleh proyek kerjasama antara Direktorat Sumberdaya Mineral (RI) dengan BRGM (Perancis) untuk mengevaluasi potensi mineral di daerah Kalimantan Bagian Timur Laut pada tahun 1982…
Dengan berkembangnya peradaban dan teknologi yang pesat, kebutuhan akan mineral semakin meningkat dan beragam. Tren terbaru dalam pengembangan energi dan industri yang ramah lingkungan adalah menggunakan mineral sebagai bahan baku sumber energi (baterai listrik), konversi energi (solar cell, wind turbin, dll.), industri pertahanan, kendaraan listrik, Industri elektronika lainnya (indust…
Penyelidikan geokimia sedimen sungai aktif di Daerah Kalimantan Bagian Timur Laut merupakan kerja sama antara Repuplik Indonesia (Direktorat Sumberdaya Mineral, sekarang Direkto¬rat Inventarisasi Sumber Daya Mineral dengan Bureau de Recherches et Miniers (BRGM - Perancis). Pemercontoan sedimen sungai aktif dilakukan pada daerah seluas 55.520 km2 pada sekala 1:100.000. Conto sedimen sungai ak…
Provinsi Aceh terbentuk melalui proses geologi panjang akibat pergerakan lempeng tektonik. Pada awalnya, wilayah ini berada di bawah laut dengan endapan batuan sedimen sejak zaman Paleozoikum. Kemudian, pada zaman Mesozoikum, lempeng Indo-Australia mulai menekan lempeng Eurasia, menyebabkan aktivitas gunungapi bawah laut dan pembentukan batuan beku di Pegunungan Bukit Barisan. Seki…
Dalam rangka penginventarisasian sumberdaya gunungapi yang ada diseluruh wilayah Indonesia, maka perlu dilakukan berbagai penyelidikan, terutama penyelidikan yang berhubungan dengan pengumpulan data tentang seluruh sumberdaya gunungapi yang mempunyai potensi untuk dikembangkan. Salah satu penyelidikan yang akan dilakukan adalah inventarisasi sumberdaya air gunungapi slamet.
Perkembangan wilayah di sekitar G. Slamet, terutama daerah Purwokerto,Purbalingga,Pemalang dan Tegal, sebagai pusat pengembangan wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan Utara yang tumbuh dengan pesat. Hal ini karena adanya sarana pelabuhan laut di daerah selatan dan perkembangan aktifitas kelutan/perikanan di bagian utara pantai jawa; sementara kegiatan pariwisatanya yang ditunjang dengan adanya…
Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alamnya untuk kepentingan ekonomi.