Gunungapi Anak Krakatau merupakan hasil kelanjutan proses erupsi yang terjadi pada Kaldera Krakatau. Letusan Gunung Krakatau tahun 1883 yang menghasilkan kaldera tersebut telah menimbulkan bencana tsunami yang menelan korban hingga 36000 jiwa. Gunungapi Anak Krakatau secara langsung telah menimbulkan kembali suatu ancaman bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar komplek Krakatau dan m…
Aktivitas letusan G. Anak Krakatau sejak tahun 1930 sampai 1953 berlangsung setiap tahun sedangkan 1953 hingga 2001, periode letusannya terjadi 1 tahun hingga 5 tahun sekali. Sejak letusan terakhir pada 5 Juli 2001 berupa erupsi abu, setelah istirahat sekitar 6 tahun pada 23 Okotober 2007 terjadi letusan. Pada 23 Okotober 2007 tercatat untuk pertama kalinya kejadian letusan G. Anak Krakatau sej…
Gunungapi Anak Krakatau adalah berupa suatu pulau gunungapi yang aktif terletak di dalam Kaldera Krakatau. Dalam sejarah letusannya tercatat bahwa G. Krakatau meletus sangat besar pada bula Agustus 1883. Karena letusan katastropis itu sebagian tubuh gunungapi ambruk (runtuh) menyebabkan terjadinya gelombang tsunami besar ke arah Lampung (tinggi gelombang lebih 15 m), mengakibatkan korban jiwa l…
Gunungapi Talang berketinggian 2597 m dari permukaan laut merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Sumatra Barat. Gunungapi ini merupakan kompleks gunungapi yang terjadi dari atas kerucut Talang Janan di sebelah timur dan Talang Betina di sebelah barat dan jarak antara dua kerucut ini sekitar 1 km. Kompleks gunungapi ini tumbuh di zona bagian tengah Sesar Besar Sumatra yang aktif. Sejarah…
Pada 20 Oktober 2007 aktivitas kegempaan G. Anak Krakatu kembali meningkat, tercatat gempa Vulkanik Dalam (VA) 20 kejadian dan Vulkanik Dangkal (VB) 29 kejadian. Hari berikutnya 21 Oktober 2007, terjadi peningkatan jumlah gempa secara tajam yaitu gempa VA 117 kejadian dan VB 68 kejadian. Pada 22 Oktober 2007, gempa VA tercatat 88 kejadian dan Vb 34 kejadian, pada 23 Oktober 2007 terjadi letusan…
Naiknya aktivitas kegempaan (seismik) G. Anak Krakatau yang mencolok, dimana seismograf yang biasanya merekam 10 kejadian gempa vulkanik perhari tiba-tiba melonjak pada 14 Okotober 2007 dan mencapai puncaknya pada 21 Oktober 2007, serta adanya kepulan asap dengan tinggi kurang lebih 150-200 m dari puncak G. Anak Krakatau yang terlihat pada hasil foto kamera mobotik di P. Sertung, yang juga terl…
Gunungapi Tandikat merupakan gunungapi strato, yang muncul pada daerah depresi Singkarak pada jalur sesar besar Sumatera yang berarah baratlaut-tenggara. Gunungapi Tandikat mempunyai beberapa kawah diantaranya adalah kawah A yang mempunyai garis tengah lebih dari 1200 m dimana rim sebelah selatan dan timur laut terputus dan langsung berhubungan dengan dua hulu sungai besar yaitu Sungai Paraman …
Marapi merupakan salah satu gunungapi aktif di Sumatera Barat, dengan ketinggian mencapai 2891 m diatas permukaan laut. Aktovitas gunungapi ini tampak berupa letusan-letusan eksplosif disertai semburan abu, pasir, dan akdang-kadang lapili di sekitar puncak, dan getaran-getaran gempa vulkanik yang berlangsung hingga sekarang. Disamping itu terdapat juga hembusan solfatara dan fumalora aktif pada…
Gunungapi Talang merupakan salah satu gunungapi aktif di Sumatera BArat. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, sedikitnya gunungapi Talang pernah meletus 5 kali. Letusan-letusan tersebut merupakan letusan asap yang menghasilkan abu letusan. Tidak ada catatan yang meneangkan korban jiwa dalam letusan tersebut. Di daerah lereng dan kaki gunungapi Talang terdapat cukup banyak pemukiman yang rel…
Gunungapi Seulawah Agam terletak di Kabupaten Aceh Besar, NAD termasuk gunungapi tipe-A dan gunungapi tipe-A merupakan gunungapi yang diprioritaskan untuk dipantau secara kontinyu. Gunungapi inisudah tidak menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik, walaupun sudah lama tidak menunjukkan peningkatan tapi tetap perlu dipantau secara menerus sebagai salah satu langkah mitigasi letusan gunungapi, k…