Penyelidikan seismik G.Dieng - Jawa Tengah dilakukan pada tanggal 14 Mei s/d 27 Juni 1990 sesuai dengan proposal yang diajukan. Adapun penyelidikan ini dilakukan oleh enam anggota Tim dengan No SPPD/0441/3405/90.
Penyelidikan Geofisika cara Gayaberat menyangkut pengukuran besarnya medan gayaberat pada permukaan bumi, yang kemudian dapat menafsirkan struktur geologi bawah permukaan.
Pemetaan ini dilakukan untuk membuat peta kawasan rawan bencana G.Lawu, dimana didalam peta ini tergambarkan daerah - daerah yang kemungkinan terkena bencana letusan gunung api berikut potensi bahaya dari G. Lawu jika meletus.
Penelitian deformasi di G.Lamongan ini adalah pengukuran jarak dengan menggunakan EDM, sedangkan sifat datar atau leveling yang biasanya dilakukan secara bersamaan kali ini tidak dilakukan.
Kegiatan inventarisasi bahan galian di komplek G. Cireme, meliputi sekitar kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, Jawa Barat dibiyai oleh Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang telah dijadwalkan dalam tahun anggaran 1998/1999.
G. Papadayan terletak 70 km sebelah tenggara Bandung pada posisi geografis 7'19' LS dan 107' 44' BT, dengan ketinggian 2665 m diatas muka laut. Maksud dari penyelidikan magnetik G. Papandayan dan sekitarnya adalah untuk menyusun peta isomagnetik disetiap gunungapi di Indonesia.
Kegiatan penyuluhan Gunungapi di daerah sekitar G. Raung Jawa Timur dilaksanakan pada tanggal 14 - 24 Mei 1999 sesuai dengan permintaan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tingkat II Banyuwangi, Jawa Timur.
Kegiatan pengumpulan data dan informasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah maupun pemukiman penduduk di sekitar G. Ciremai yang merupakan gunungapi aktif dan kegiatannya terus berlanjut.
Penyelidikan gayaberat di G.Papandayan dilakukan untuk menyusun peta gayaberat disetiap gunungapi di Indonesia. Dimana, sebaran anomali gayaberat G. Papandayan secara kualitatif dan kuantitatif diharapkan akan memberikan lebih jauh informasi keadaan struktur geologi bawah permukaan daerah tersebut.
Pemindahan sarana pemantauan seismik di G. Slamet telah dilakukan dan sesuai yang diharapkan. Lokasi stasion masing - masing di G. Cilik (1620 mdpl) dan di dekat puncak (3030 mdpl). Kemudian, hasil pemeriksaan kawah di puncak menunjukkan ada perubahan atau kelainan kegiatan dibandingkan hasil pemeriksaan pada waktu-waktu sebelumnya.