Penafsiran potret udara serta pengecekan lapangan daerah G. Soputan dan sekitarnya. Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara adalah salah satu kegiatan seksi penginderaan jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi, Dit. Vulkanologi dalam PELITA V tahun anggaran 1992/1993
Berdasarkan pada rencana kerja Direktorat Vulkanologi, Pemetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh dalam tahun maka kerja adalah melakukan 1992/1993, geologi Gn. Tangkoko, Sulawesi Utara, berdasarkan pada pemetaan salah satu rencana hasil tafsiran potret udara.
Gunung api Awu terletak di ujung Barat Laut pulau Sangir Besar, pada posisi geografi 3° 40′ LU dan 125° 30' BT. Ketinggian puncaknya + 1320 m dari muka laut. Kawah gunung api Awu merupakan sebuah kawah tunggal berukuran 1550 x 1200 m dan biasanya berair yang berasal dari air hujan yang tertampung di dalam kawah dan merupakan sebuah danau (MATAHELUMUAL, J., 1985). Letusan gunung api Awu tera…
Pengumpulan data G. Awu dan daerah sekitarnya meliputi beberapa aspek yang berhubungan antara lain - Demografi, yang berkaitan dengan sensus jumlah penduduk yang berada di daerah bahaya dan waspada. - Sosiologi, yang berkaitan dengan pemukiman penduduk yang berada di daerah bahaya dan waspada Sedangkan pembuatan dokumentasi erat sekali kaitannya dengan - Fisiografi, letak dan posisi daera…
Berdasarkan Surat perintah perjalanan dinas nomor 847/0441/3402/91 penulis ditugasi melakukan pengamatan visual, seismik dari Pos Pengamatan Gunung api G. Tangkoko yang dilaksanakan sejak 13 September 1991 hingga 12 Oktober 1991. G. Tangkoko terletak di bagian Timur laut Minahasa. Posisi geografinya 1°31' Lintang Utara dan 125°11'30" Bujur timur, gunung api mempunyai gunung api parasit yang b…
1988 gempabumi yang diduga dangkal dan lokal Gunung Awu merupakan gunung api yang menempati posisi paling utara dari seluruh rangkaian gunung api Indonesia. Terletak di Kabupaten Sangihe-Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, secara geografi berada pada 3° 40 Lintang Utara dan 125° 30 Bujur Timur. Sepanjang dikenal, setiap letusannya selalu mengakibatkan korban jiwa, padahal hanya berlangsung beber…
Salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang sering meletus adalah G. Lokon. Gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara pada posisi geografi 1°21,5 Lintang Utara dan 124 47,5 Bujur Timur.
Pada 3 Januari 1990 telah diberangkatkan satu tim pemetaan gunungapi ke G.Awu, P. Sangir Besar, Kabupaten daerah bahaya Sangir Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Regu pemeta terdiri dari dua orang petugas yaitu S.Dirasutisna (No.SPPD 941/0441/3402/89) dan A.Martono (No-SPPD 942/0441/3402/89). Pekerjaan lapangan dilaksanakan selama 50 (lima puluh) hari termasuk perjalanan selama 6 hari.
Pada pelita V. dalam tahun anggaran 1990/1991, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunung api, Sub. Dit. Pemetaan Gunung api. Direktorat Vulkanologi, Bandung, telah melakukan pemetaan geologi gunung api Lokon dan sekitarnya, Kabupaten dengan menggunakan peta Minahasa. Provinsi Sulawesi Utara dasar/topografi dengan skala 1 : 50.000. Sedangkan lamanya penelitian dilakukan selama 40 hari, ya…
Sudah 14 tahun G. Lokon pada tingkat kegiatan vulkanik normal, baik visual maupun kegempaannya. Pada Juli 1984 teramati perubahan kegiatan visual, yaitu membesarnya hembusan asap dari kawah dan layu/mati di sebelah timur tenggara nya tumbuhan di sekitar kawah seluas lk. 3 m kawah. Hal itu merupakan gejala awal yang seketika dapat dideteksi karena sebelumnya sama sekali tidak pernah terjadi. Fen…