Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi.
Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi.
Pada tanggal 28 April 1959, M. Pantouw mengirim radiogram yang berisi mengenai perkembangan G. Lokon dan G. Mahawu untuk tetap diperhatikan. G. Lokon selama 10 hari ini terus terjadi letusan selama 10 hari berturut turut. Hal ini menyebabkan rusaknya tanaman rakyat karena jatuhnya abu
Kawah gunung lokon setelah letusan yang berakhir pada tanggal 28 November 1952 berada dalam keadaan tenang selama lebih kurang 5 tahun lamanya. dalam jangka waktu itu, kawah hanya seolah olah hanya sebagai mengaso saja. Mulai Februari 1958 gunung mulai mengadakan letusan-letusan seperti waktu tahun 1951 s/d tahun 1952
G. Inirie terletak di daerah Ngada disabelnh Selatan Kabupaten Badjawa. Oleh penduduk "INI RIE" diartikan "Ibu jang baik", rupa2-nja sedjak sekitar gunung tsb. didiami oleh penduduk, belum pernah gunung tsb. memperlihatkan amarahnja atau meletus, jang mana menjebabkan kerugian2 bagi penduduk dll. Kesuburan tanah disekitar gunung pun tjukup memuaskan.
G. Inirie terletak di daerah Ngada disabelnh Selatan Kabupaten Badjawa. Oleh penduduk "INI RIE" diartikan "Ibu jang baik", rupa2-nja sedjak sekitar gunung tsb. didiami oleh penduduk, belum pernah gunung tsb. memperlihatkan amarahnja atau meletus, jang mana menjebabkan kerugian2 bagi penduduk dll. Kesuburan tanah disekitar gunung pun tjukup memuaskan.
Setelah dalam keadaan padam kira-kira 170 tahun, gunung api Mahawu meletus dengan hebat tanggal 12 Juli 1958 jam 22.44. Dari letusan ini pertama tama di dengar suara gemuruh dan angin kencang. Kemudian dari itu tampak nyala api diatas kawah yang sungguh besar dan hebat sehingga sinarnya menjadikan cahaya terang sampai di pos penjagaan gunung api di kakaskasen kira-kira 3km jarak dari kawah.
Adapun maksud utama dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi, jaitu disekitar pulau ini umumnja dan gunung Rokatonda khususnya. Selain dari pada itu diadakan djuga pemetaan ulangan (pemetaan topografi) terhadap daerah2 solfatam dan fumarola sampai ke puntjak G. Rokatonda
Dareah bahaya, lingkaran jari-jari 5 km dari titik letusan, termasuk kampung-kampung: ULU letak pada garis perbatasan. Dari situ melingkar terus ke Timur, Utara dan Barat, sehingga sampai di kampung PENA. Semua kampung-kampung di kaki gunung api ada dalam daerah bahaya