Dari catatan sejarah vulkanik G. Krakatau, terlihat gunungapi ini merupakan gunungapi yang sangat aktif. G. Anak Krakatau sejak muncul 19 Juni 1930 hingga 2004, telah terjadi erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut, pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-8 tahun da…
G. Tandikat merupakan gunungapi bertipe stratovolcano dan dikenal juga dengan nama Tandikai, Tandike. Berdiri tegak dengan ketinggian 2430 Mdpl. Gunung ini membentang di dataran tinggi Minangkabau Sumatera Barat, kira-kira 7.5 km dari kota Padang Panjang, Kota ini dikenal sebagai kota yang mempunyai suhu terdingin di Sumatera Baat. Tandikat juga merupakan bagian dari 3 puncak gunung di Minangka…
G. Dempo terdiri dari dua puncak yaitu G. Dempo dan G. Merapi, letaknya sejajar arah utara-selatan. Puncak tertinggi yang disebut G. Merapi berketinggian 3173 m dpl, sedangkan G. Dempo sendiri puncaknya berketinggian 3049 m dpl, kota yang terdekat ke gunungapi ini adalah Pagar Alam. Sejarah peningkatan kegiatan vulkanik atau letusan G. Dempo yang tercatat sejak tahun 1818 sampai 14 September 20…
Gunungapi Dempo merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di Sumatera Selatan dengan jumlah penduduk di sekitaranya yang padat. Hal ini sangat berisiko karena apabila terjadi letusan akan mengancam semua kehidupan, baik jiwa ataupun harta benda yanga da di sekelilingnya. Geomorfologi gunung Dempo dapat dipisahkan menjadi satuan morfologi puncak, lereng dan kaki. Di bagian puncak…
G. Kerinci merupakan gunungapi strato yang secara adminisratif terletak di dua wilayah propinsi yaitu Jambi dan Sumatera Barat. Seperti umumnya gunungapi lainnya di Indonesia, gunungapi ini merupakan gunungapi aktif bertipe strato atau berlapis, artinya tubuh gunungapinya dibangun oleh perulangan batuan yaitu Laa dan Piroklastika, tingginya diatas permukaan laut 38000 m, dan merupakan bagian da…
Gunungapi Anak Krakatau adalah berupa suatu pulau gunungapi yang aktif terletak di dalam Kaldera Krakatau. Dalam sejarah letusannya tercatat bahwa G. Krakatau meletusa sangat besar pada bulan Agustus 1883. Karena letusan katastropis itu sebagian tubuh gunungapi ambruk (runtuh) menyebabkan terjadinya gelombang tsunami besar ke arah Lampung (tinggi gelombang lebih dari 15 m), mengakibatkan korban…
G. Dempo merupakan salah satu gunungapi aktif di Sumatera Selatan. Kegiatan letusan G. Dempo tercatat sedikitanya 19 kali sejak tahun 1818. Umumnya letusan G. Dempo dicirikan dengan letusan freatik di Kawah G. Marapi. Material letusan berupa abu dan kadang-kadang lumpur. Dampak letusan terbatas di sekitar puncak yaitu berupa kerusaka hutan. Tidak ada catatan mengenai korban manusia akibat kegia…
Dari catatan sejarah kegiatan vulkanik G. Krakatau, terlihat gunungapi ini merupakan gunungapi yang sangat aktif. G. Anak Krakatau sejak muncul 19 Juni 1930 hingga 2004, telah terjadi erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut, pada umumnya titik letusan selalu berpindah -pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-…
Dempo merupakan salah satu gunungapi di Pulau Sumatera yang secara fisografi berada diantara Bukit Barisan dan Pegunungan Gumai. Secara administrasi kawasan gunungapi Dempo termasuk dalam otoritas Propinsi Sumatera Selatan. Secara lebih rinci, kawasan gunungapi Dempo ini terbagi kedalam 4 wilayah kecamatan, yaitu Tanjung Sakti, Pageralam, Jerai, dan Muaraping. Populasi manusia yang hidup dan me…
Letusan yang tercatat dalam sejarah kegiatan G. Talang dimulai pada tahun 1833, dan yang terbaru terjadi pada tahun 2005. Sebagai gunungapi aktif yang masuk kelasifikasi tipe A, G. Talang terletak pada suatu wilayah berpenduduk cukup padat di wilayah Propinsi Sumatera Barat. Seperti halnya gunungapi aktif lain di Indonesia, G. Talang berada dalam pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencan…