G. Krakatau bertipe strato merupakan sekelompok pulau gunungapi yang terletak di Selat Sunda antara P. Sumatra dan P. Jawa. Gunungapi ini menjadi sangat katastropik yang sangat dahsyat pada 1883. Pengaruh letusannya terasa keseluruh dunia mengakibatkan gelombang pasang air laut yang menjalar sejauh 1k. 20.000 km, mencapai pantai Pasific di Amerika Selatan dan pantai Samudra Hindia di Afrika. Se…
The mount Anak Krakatau is one of the volcano island of Krakatau group or Krakatau volcano island complex consisting four islands of Anak Krakatau, Rakata, Small Rakata and Sertung, those of which are located in Sunda Strait between Sumatra and Java.
Berdasarkan SPPD No. 500/P/84 penulis ditugaskan ke Pos Pengamatan gunung Anak Krakatau di Pasauran Labuhan Ban- ten. Penugasan tersebut dalam rangka melakukan pengumpulan data. Berdasarkan data yang terkumpul dan selama masa pengamat- an penulis di gunungapi tersebut, tidak pernah terjadi perubahan kegiatan.
Pengamatan terhadap kegiatan G. Anak Krakatau dilaku- kan dari Pos Pengamatan Gunungapi di Pasauran. Penga- matan yang dilakukan adalah pengamatan visual dan se- ismik. Untuk menunjang hasil pengamatan tersebut dila- kukan juga pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu sol- fatara. Mengingat biaya transport untuk perjalanan an- tara Pasauran G. Anak Krakatau cukup besar, maka pe- ngukuran suhu tida…
Pada tgl. 21 April 1984, penulis ditugaskan ke Pasauran untuk ber gabung dengan Sdr. Sikin dan Hery Supriyatno di Pos Pengamatan G. Krata- tau untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik gunungapi dan pe- ngamatan visual dari Pos tersebut. Mengenai hal yang disebut pertama di- tekankan pada pengumpulan data dari hasil pengamatan sebelumnya dan pada waktu itu. Karena pengamatan memang tela…
Pengamatan seismik di G. Anak Krakatau digunakan sistem pancar. Seismometer dan pemancar di pulau gunungapi itu mengirim- kan data ke pantai P. Jawa, ke Pos Pengamatan Gunungapi G. Anak Krakatau di Pasauran. Sistem tersebut digunakan mulai Agustus 1983. Tepat 100 tahun setelah letusan ka tastrofik yang sangat terkenal itu.
Selama beberapa bulan, dalam majalah ini (1936,*) IV.h.l) saya dari kawah G. Slamet, telah membahas perubahan-perubahan letak G.Lamongan dan G.Semeru dan menunjukkan bahaya-bahaya yang akan mengancam daerah-daerah sekitarnya. Di dekat semua gunung-gunung ini telah tertimbun ratusan meter hasil-hasil erupsi, suatu pe munculan, yang segera bisa diamati didekat kebanyakan gunung- gunung berapi. Di…
Dengan surat perintah Dinas No. 1588/S/78, tertanggal 17 Juli 1978, Sdr. Rochanan dan penulis ditugaskan oleh Kepala Sub Direktorat Vulkanologi untuk melakukan penelitian/pemotretan yang dilengkapo dokumentari film tata warna 88 m. Tugas tersebut dikerjakan sehubungan dengan kegiatan G. Anak Krakatu yang akhir - akhir ini sangat menggelisahkan penduduk disekitarnya.
Surat perintah No. 3670/S/1976 tertanggal 30 Desember 1976 menitik beratkan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan Anak Krakatau atau Gunung Sunter (Kusumadinata 1973).
Sejak kegiatan tanggal 17 Maret 1975 yang lalu kunjungan ini merupakan pertama kalinya bagi petugas Volkanologi. Kesempatan diperoleh dari " Tunas Indonesia Tours and Travel" di Jakarta yang melakukan wisata ke G. Anak Krakatau dan Ujung Kulon bersama 28 orang wisatawan asing warganegara Amerika Serikat, Belanda dan Italia.