Gunung Ili Boleng di ujung tenggara pulau Adonara, Nusa Tenggara Timur pernah mengalami letusan yang berdampak sangat besar pada periode tahun 1986-1987. Gunungapi ini mempunyai potensi bencana yang tinggi mengingat daerah di sekitarnya merupakan daerah pertanian perkebunan, dan pemukiman yang cukup padat. Evaluasi potensi bencana Gunung Ili Boleng diperlukan untuk menilai potensi bencana Gunun…
G. Lewotolok merupakan salah satu gunungapi aktif yang sekelilingnya dihuni oleh penduduk. Unit permukiman, lahan pertanian dan kota administratif serta pelabuhan penting juga terdapat disekitar gunungapi ini. Oleh karena itu penyelidikan/pemantauan tentang kegiatan gunungapi ini perlu terus dilakukan. Upaya yang dilakukan dalam pengurangan risiko korban jiwa dan harta benda yang diakibatkan ol…
G. Anak Ranakah merupakan salah satu kerucut gunungapi muda yang baru lahir pada 28 Desember 1987. Gunungapi muda ini muncul diantara pegunungan Mandosawu dan Ranakah yang sebelumnya diketahui sebagai komplek gunungapi yang tidur atau paling tidak elama 400 tahun terakhir tidak menunjukkan adanya gejala aktifitas. Oleh karena itu sebelum munculnya gunungapi muda ini tidak satupun gunungapi di P…
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan rawan bencana gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
Abu vulkanik adalah bahaya vulkanik yang paling luas dan berpotensi mempengaruhi ratusan ribu, atau bahkan jutaan orang-orang di pulau berpenduduk padat di Indonesia. Informasi yang tersedia mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh abu vulkanik masih sangat terbatas, terutama dari gunungapi yang belum bererupsi belakangan ini.
Gunung Iliboleng merupakan gunungapi strato tipe A dan mempunyai nama lain Bolin, Wakka, Lamatelang. Gunungapi ini terbentuk di ujung tenggara pulau Adonara, diatas selat Boleng antara pulau Adonara dan Lembata, secara administrasi berlokasi di Adonara Timur dan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Puncaknya terletak pada ketinggian 1659 m di atas muka laut.
Gunungapi Ndetu Napi digolongkan kedalam kelompok gunungapi Tipe C, karena kalau dilihat dari sejarahnya sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusannya. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di komplek Kaldera Sokoria, dan bahkan keberadaan gunungapi ini tidak dikenal oleh penduduk yang bermukim di sekitar daerah yang dimaksud dengan ke…
G. Agung merupakan salah satu gunungapi di Indonesia yang mempunyai potensi tinggi untuk menghasilkan erupsi yang mempunyai skala besar. Hal ini digambarkan oleh letusan katastrophik terakhir yang terjadi selama tahun 1963-1964. Letusan ini menghasilkan hampir seluruh aspek bahaya gunungapi berupa aliran lava, jatuhan abu, aliran piroklastik, piroklastik surge, lahar dan gangguan iklim.
Kebijakan pemerintah sesuai dengan amanat UU No.26 Tahun 2007, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya dalam penyusunan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bahaya yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi berupa kawasan yang menarik untuk wisatawan.
Menurut Van Padang (1951), Gunungapi Wae sano digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe C karena sejak tahun 1600an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wae sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5x…