Adapun kunjungan kali ini ke anak Krakatau adalah dalm rangka pembuatan dokumentasi yang berkaitan dengan adanya aktivitas vulkanik saat ini, yang mana masih merupakan suatu perioda aktivitas vulkanik sejak tahun 1992/1993 yang lalu. Dilihat dari gunungapi itu sendiri adalah merupakan aktivitas membangun tubuhnya.
G. Dempo merupakan gunungapi aktif tipe A yang letusan atau kegiatan vulkaniknya umumnya melemparkan lumpur (letusan freatik ?), menghancurkan kayu-kayu di daerah puncak dan menimbulkan hujan abu di sekitar gunungapi. Menurut catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik G. Dempo tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini terjadi lk. 19 kejadian. Derajat bahaya gunungapi erat kait…
Dalam Pelita IV tahun anggara 1990 - 1991, telah diberangkatkan satu tim pendataan informasi gunungapi dan pengamatan gunungapi Kaba selama 14 hari kerja sejak tanggal 23 Oktober sampai 5 November 1990.
Pertumbuhan kubah lava setelah longsor pada bulan November 1980 membesar akibat dinding punggungan Gegerbuaya longsor pada Maret 1979 sehingga lapangan tempat kubah lava tumbuh menjadi lebih luas.
Ulasan dari ke tiga buah conto batuan hasil ledakan G. Bromo pada bulan Juli 1980 adalah bahwa batuan ini berupa skoria dan bom gunungapi dari andesit piroksen. Pada umumnya disu-sun oleh mineral plagioklas, piroksen, bijih dan mineral pe-ngiring apatit, sedangkan masa kaca merupakan masa dasar batuan yang tidak sedikit jumlahnya.
Pembuatan dokumentasi G, Raung dapat diartikan sebagai upaya untuk melengkapi data lapangan selengkap - lengkapnya baik data yang berada di daerah bahaya maupun waspada yang meliputi seluruh keadaan geologi G. Raung.
Ada beberapa aspek yang dibuat dalam pembuatan dokumentasi gunungapi antara lain yang menyangkut aspek vulkanologi, sosial, dan ekonomi yang berada disekeliling tubuh gunungapi tersebut.
Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1997 - 1998 membuat dokumentasi G. Arjuno Welirang yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan selama 15 hari kerja dengan menggunakan Pos Pengamat G. Arjuno Welirang di Desa Sukoreno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasurua sebagai pangkalan kerja.
Pembuatan dokumentasi di G. Semeru mempunyai beberapa saran dan makna, di antaranya : (1) Mengumpulkan sejarah kegiatan dam bencana yang ditimbulkannya; (2) Menginventarisasikan keadaan di kawasan yang dianggap sangat berbahaya; (3) Rekaman gambar berupa foto dan video.
Rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1996 - 1997 membuat dokumentasi G. Kelut, Jawa Timur dan G. Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dokumentasi tersebut merupakan rekaman perkembangan wilayah sesudah letusan dan dokumentasi aktivitas gunungapinya.