Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1997 - 1998 membuat dokumentasi G. Arjuno Welirang yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan selama 15 hari kerja dengan menggunakan Pos Pengamat G. Arjuno Welirang di Desa Sukoreno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasurua sebagai pangkalan kerja.
Pembuatan dokumentasi di G. Semeru mempunyai beberapa saran dan makna, di antaranya : (1) Mengumpulkan sejarah kegiatan dam bencana yang ditimbulkannya; (2) Menginventarisasikan keadaan di kawasan yang dianggap sangat berbahaya; (3) Rekaman gambar berupa foto dan video.
Rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1996 - 1997 membuat dokumentasi G. Kelut, Jawa Timur dan G. Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dokumentasi tersebut merupakan rekaman perkembangan wilayah sesudah letusan dan dokumentasi aktivitas gunungapinya.
Laporan ini merupakan kumpulan informasi yang diperoleh dari kelompok kerja Seismik/Magenetik, Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi, yang telah memanfaatkan komputer baik dalam hal, pengolahan data sampai dengan penyimpanan data kegiatan G. Merapi. Penulis melakukan pengamatan sistem tersebut di Yogyakarta dari tanggal 14 Mei sampai 27 Mei 1992.
Sebagai kelanjutan pembuatan dokumentasi sebelumnya terhadap aktivitas G.Kelut, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi telah menugaskan penulis beserta regu kerjanya untuk membuat dokumentasi berupa foto keadaan terbaru yaitu satu tahun setelah letusan.
Dalam rangka persiapan penyuluhan kegunungapian ulangan di daerah G.Kelut telah dipersiapkan satu tim yang waktu penyelenggaraannya sedang dikoordinasikan dengan Pihak Pemerintah Daerah Tk. II oleh "Scientist in charge" yang bertugas di Pos Pengawasan G.Kelut - Margomulyo.
Di sekitar puncak G. Soputan terdapat beberapa buah kerucut parasit antara lain kerucut G. Aeseput, Weru, kerucut G. Aeseput, Weru, Reindengan, Kalelondei, Manimporok, dan G. Kelewung. Kerucut-kerucut tersebut umumnya bertindak sebagai benteng alam yang dapat membendung aliran lava dan piroklastik apabila terjadi letusan dikawah pusat.
G.Kelimutu dan G.Lewotobi termasuk gunungapi aktif di P.Flores. G.Kelimutu tubuhnya dibangun oleh endapan piroklastik hasil len-1 tusan eksplosif dan leleran lava yang efusif, mempunyai struktur berlapis, termasuk kedalam tipe strato. Lerengnya berkembang ke arah timur dan dibagian puncak terdapat 3 buah danau kawah dengan warna air yang berbeda. Luas ketiga danau tersebut kira-kira 1.051.000 m…
Maksud dari pembuatan dokumentasi Gunung api Karangetang ini adalah untuk melaksanakan salah satu kegiatan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api pada tahun anggaran 1998/1999, dengan tujuan untuk mengikuti perkembangan akhir dari aktivitas gunung api itu sendiri, seperti penyebaran lava dan bentuk morfologinya
Kegiatan G. Lokon mempunyai frekuensi letusan yang termasuk sering, yaitu kejadian letusannya dapat mencapai 2 hingga 3 tahun, bahkan nyaris terjadi setiap tahun, demikian menurut catatan sejarah kegiatan G. Lokon terdahulu. G. Lokon terletak di kawasan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan bagian dari kumpulan gunung api aktif yang berada di sepanjang jalur gunung api Sulawesi Utara da…