Komplek G. Rinjani terdapat di P.Lombok bagian utara, termasuk Prov. NTB, mencakup 3 (tiga) Kabupaten yaitu : Kab. Lombok Barat, Kab. Lombok Tengah, dan Kab. Lombok Timur. Peningkatan aktifitas G. Rinjani terjadi sejak tgl 4 Juni 1994 pkl. 02.00 WITA berupa suara dentuman dari arah kaldera, kemudian pada tgl 4 Juni 1994 pkl. 08.00 WITA teramati asap letusan berwarna hita, tebal dengan tinggi lk…
Kebijakan otonomi daerah memberikan kewenangan seluas-luasnya kepada daerah untuk mengembangkan daerahnya. Penataan wilayah harus mempertimbangkan sumber daya dan potensi bencananya. Oleh karena itu diperlukan upaya pengurangan risiko bencana. Analisis risiko bencana gunungapi dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko suatu objek bencana di dalam kawasan rawan bencana gunungapi. Peta risiko ben…
G. Gamalama (1715 m dpl) adalah salah satu gunungapi paling aktif di Maluku Utara. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate (puncak Ternate), merupakan pulau gunungapi (tipe strato) yang hampir berbentuk lingkaran. Jari-jari pulau ini 5,8 km dengan luas lebih kurang 105 km². Secara geografis terletak di P. Ternate, di sebelah barat P. Halmahera dengan posisi 0° 48' Lintang Utara, …
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P. Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19' Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi, namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Pemanfaatan lahan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bencana yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pada dasarnya, tingkat kerawanan bencana gunungapi tergantung pada kepadatan penduduk, tipe letusan, jenis bahaya letusan, dan tatagunalahan lahan yang berada di kawasan gunungapi. Salah satu upaya yang harus dilak…
Sejak tahun 1988-1999 Gunungapi Anak Krakatau yang terletak di tengah-tengah Selat Sunda sudah sering mengalami letusan, letusan terakhir terjadi tahun 1999. Letusan terakhir ini dimulai tanggal 5 Februari 1999 jam 16.15 WIB, letusan diikuti oleh kepulan asap putih kelabu mencapai ketinggian 1000 m dari puncak dan disertai suara dentuman (air shock) yang cukup dahsyat. Dentuman ini sempat memec…
G.Marapi tipe strato merupakan gunungapi paling aktif di P.Sumatera, dengan tingginya lk. 2891 m dpl. atau Ik. 2000 m dari dataran tinggi Bukittinggi. Secara geografis G.Marapi terletak pada koordinat 0° 22' 47.72" LS dan 100° 28' 16,71" BT (gambar 1 dan foto 2). Kegiatan gunungapi ini diamati terus-menerus baik visual, pemeriksaan kawah/puncak, maupun kegempaan. Secara visual diamati dari d…