Permukaan air kawah turun pada tgl. 22 April 1978 (Laporan la- Pangan : Pemeriksaan tinggi air danau kawah d. Kelut No. 3). Terjadi pula perobahan topografi pada pantai sebelah utara. Demi ketelitian penghitungan volum kawah G. Kelut, petugas PETAPI ditugaskan mengukur kembali kedalamannya. Petugas petugas itu adalah sebagai berikut 1. Agus Karim (SPPD No. 1165/s/78) 2. Penulis (SEPD No. 116…
Kegiatan G. Kelut diamati secara berkala guna mengumpulkan data-data kegiatan sebelum letusan, Beberapa parameter yang diharapkan dapat digunakan sebagai penunjuk peningkatan kegiatan diantaranya yaitu seismik, suhu air danau kawah dan lain-lain. Dengan dipasangnya jaring-jaring seismograp 3 komponen vertikal akan dapat dianalisa arah dan asal suatu gempabumi, terutama dimaksudkan untuk menetah…
Untuk menentukan berapa volum air danau kawah G. Kelut haruslah peta kawah G. Kelut diukur kembali. Dalam pelaksanaannya, pada tanggal 13 Pebruari 1978 penulis serta 3 orang petugas Sub Direktorat Vulkanologi, Direktorat Geologi, ditugaskan untuk melakukan pengukuran kedalaman kawah G. Kelut selama 27 hari.
Semua pemasangan peralatan telemetrik dilaksanakan oleh FIPA Universitas Gajah Mada yang dipimpin oleh Prof. Ir. Mugiono, melanjutkan rencana kerja yang terdahulu
Berdasarkan Surat Perintah kerja No. 182/D.37/WK/JT/76, ter tanggal 25 Februari 1976, para petugas Sub Direktorat Volkanologi, Direktorat Geologi, berangkat mendahului satu minggu sebelum surat perjanjian kerja ditanda tangani
Berdasarkan hasil pertemuan antara direktorat Geologi dengan Universitas Gadjah Mada tentang pengukuran suhu danau-kawah G. Kelut secara telemetris yang diadakan pada tanggal 11-12 Maret 1975
Dengan Surat Perintah Dinas, masing masing No. 153/P/1976, No. 155/P/1976 dan No. 157/P/1976, tertanggal Bandung 14 Pebruari 1976, 3 karyawan ditugaskan untuk mengukur kedalaman danau kawah G. Kelut. Para petugas tersebut ialah Sdr. Pandi K, Sadjiman, dan penyusun laporan.
Tulisan ini dimaksudkan sekadar mengetahui perkembangan kegiatan G. Kelut dan pengawasannya pada waktu akhir akhir ini. Beberapa contoh letusan masa lampau telah digunakan untuk mencoba memperkirakan jangka waktu istirahat antara dua letusan berturut turut dan pula bahaya letusan yang akan datang. Letusan G. Kelut "terakhir" terjadi pada tahun 1966 dan dapat dikatakan keadaan kegiatannya mereda…
In the night of May 19th to the 20th, 1919 the nature powers again have shown their everything destructing violence. The contents of the craterlake of the G.Kelut was suddenly ejected over the craterwalls.