G. Galunggung menempati daerah seluas kurang lebih 275 km2 dengan diameter 27 km (baratlaut-tenggara) dan 13 km (timurlaut-baratdaya). G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 di atas daratan Tasikmalaya. Sejarah letusan G. Galunggung secara umum bersifat relativ aktif.
G. Galunggung merupakan salah satu gunungapi aktiv tipe A yang ada di Indonesia. Kegiatan vulkaniknya selalu dipantau dari Pos Pengamatan Gunungapi Galunggung di Kampung Sayuran, Desa Padakembang, termasuk kedalam wilayah Kabupaten Singaparna, sekitar 17 km dari Kota Tasikmalaya. G. Galunggung dengan tinggi puncaknya 1.168 m di atas permukaan laut.
Dari 129 gunungapi aktif di Indonesia (Tipe A, B, dan C) terdapat 79 gunungapi tipe-A dan 65 buah gunungapi Tipe-A yang dipantau secara kontinyu, satu diantaranya adalah G. Galunggung yang terletak di Kab, Tasikmalaya dan Kab. Garut, Propinsi Jawa Barat. G. Galunggung terakhir meletus pada 5 April 1982 - 19 Mei 1983, merupakan fase letusan yang menghancurkan 80% kubah lava Gunung Jati.
G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 m diatas dataran Tasikmalaya. Letusan G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah, terjadi sebanyak 4 kali, yaitu pada Tahun : 1822, 1894, 1918 dan 1982 - 1983. Periode letusan G. Galunggung lebih dari 60 tahun dan selama aktifitasnya terjadi beberapa jam hingga beberapa bulan.
Komplek gunungapi Galunggung memilki potensi obyek dan daya tarik wisata alam yang merupakan salah satu tujuan wisata di Tasikmalaya khususnya, Jawa Barat pada umumnya, serta dikunjungi oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara. Gunung Galunggung merupakan suatu komplek gunungapi di Jawa Barat yang terletak di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Gunung Galunggung salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat dengan tinggi 2168 m diatas permukaan laut. Gunungapi ini terletak kurang lebih 17 km sebelah barat laut kota Tasikmalaya. Letusan yang pertama di ketahui dan tercatat pada tahun 1822, 1868 dan 1894 dan kemudian disusul 1894, 1918 menghasilkan kubah lava letusan besar dalam sejarah tercatat pada tahun 1822 yang menyebabkan lebih dari 40…
G. Galunggung termasuk kedalam wilayah kabupaten Tasikmalaya, propinsi Jawa Barat. Tinggi puncak G. Galunggung 2168 m diatas permukaan laut. Antara tahun 1800 sampai tahun 2000 gunung ini sudah mengalami letusan besar beberapa kali, yaitu tahun-tahun 1842, 1853, 1896, 1920, 1924, dan terakhir tahun 1982-1983.
Gunung Galunggung dengan puncak tertinggi 2168 m diatas permukaan laut merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat. Gunungapi ini terletak lebih kurang 17 km sebelah barat laut kota Tasikmalaya. Bentang alam perbukitan sepuluh ribu Tasikmalaya, terbentuk sebagai akibat letusan besar 4200 tahun yang lalu [Bronto, 1989], dimana bagian timur tenggara kerucut gunungapi melongsor sehingga mem…
Pada tanggal 25 Oktober 1988 sampai dengan 18 Nopember 1988, Sdr. Effendi, Sdr. M. SL. Tobing, Sdr. Nanang Rahardjo dan penulis dengan SPD No. 1359/P/88 melakukan Pengukuran Deformasi Ulang ke Gunung Galunggung, disertai Ka di Topografi dan Pengukuran Deformasi.