Gunungapi Egon merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dari 18 Gunungapi aktif yang terdapat di Flores. Secara administratif, G. Egon termasuk wilayah Kecamatan Wae Gete, Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan puncak tertinggi 1703 m dpl. Berdasarkan catatan sejarah, antara tahun 1888 sampai 1891, dan pada tahun 1892, pernah teramati tiang asap di atas puncak gunung egon.
Dalam Agustus 1980 dilakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Egon. G. Egon di Flores disebut juga G. Namang, puncaknya berketinggian 1703 m dml, termasuk kedalam wilayah Kecamatan Wai Gete, Kabupaten Sika (Maumere).Posisi geografi: terletak pada garis Lintang Selatan 8°40' dan 122°27' Bujur Timur.
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, tahun 1980 - 1981 Pelita III. Penulis ditugaskan untuk pemeriksaan G.Egon dan G. Rokatenda dengan maksud untuk mengetahui perkembangan/kegiatan gunungapi, secara visual maupun fisik. Dengan demikian secara langsung didapat data-data mengenai kegiatan gunungapi tersebut, apakah dalam keadaan giat atau normal
Berdasarkan SPPD No. 1317/P/1984 tanggal 6 Agustus 1984 an. Petrus Lalo dan No. 1318/P/1984 tanggal 5 Agustus 1984 an. Muh Abbas untuk penelitian kawah dan pengukuran suhu-suhu solfatara/fumarola gunungapi Rokatenda dan gunungapi Egon di Kabupaten Sikka. Berhubung SPPD terlambat penerimaannya sehingga petugas baru dapat berangkat ke Maumere tanggal 16 Agustus 1984.
Gempa Bumi berhubungan erat dengan elastisitas batuan atau lapisan bumi, ketika suatu medium telah sampai pada batas elastisnya maka medium tersebut akan pecah, patah dan sejenisnya. Pada peristiwa patahnya batuan ini batuan melepaskan energinya untuk mencapai kondisi stabik kembali yang kita kenal sebagai gempa bumi.
Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi.
Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi.