Maksud dari penugasan ini ialah untuk mengadakan pengukuran penyebaran laharan dari aliran sungai-sungai. Cijuhung, Ci-mampang, Ciloseh, yang kemudian menjadi satu, dan pada ke-tinggian 530 m dpl melanda daerah Kemantren Sukaratu
Pada tanggal 5 April 1982 G.Galunggung meletus maka Direktorat Vulkanologi dengan segala daya upaya serta kemampuan yang ada dikerahkan untuk memonitor kegiatan selanjutnya oleh para ahli Indonesia maupun luar negri.
Bom gunungapi skoria dan lapili letusan April - November 1982 mengandung ragam plagioklas, piroksen ortho, piroksen clino, olivin dan magnetit.
Seksi Petrologi gunungapi pada Sub Direktorat Labora torium Gunungapi yang berkecimpung dalam pemeriksaan dan penyelidikan Petrologi Gunungapi sejak akhir tahun 1981 lebih tepatnya 6 bulan menjelang meletusnya G.Galunggung, telah melakukan pekerjaan tersebut.
G. Galunggung terletak di Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat. Obyek peninjauan adalah perbukitan sepuluh ribu, endapan hasil letusan 1982 dan sebelumnya di daerah Cibanjaran, Cikunir dan Cipanas. Selain itu dilakukan pula peninjauan ke kawah Galunggung.
Setelah manuskrip Ir van Es, sehubungan dengan letusan Juli 1918 sudah di-tutup, G. Galunggung sering dikunjungi personalia Penjagaan Gunungapi. Selain dari pada itu, gunungapinya saya tinjau beberapa kali dari pesawat udara, dan berdasarkan permintaan saya oleh Lt. Feenstra dibuat beberapa potret udara dari beberapa titik yang paling menyolok mata. Data yang dikumpulkan pada beberapa kunjungan…
Erupsi G.Galunggung di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat yang berlangsung selama lk. sepuluh bulan sejak 5 April 1982 hingga dengan minggu pertama Januari 1983 terjadi setelah tahun pembentukan kubah lava 1918 (G.Jadi) atau lk. 88 tahun setelah letusan hebat terakhir pada 1894 yang melampaui waktu kritis rata - rata.
Penulis melaksanakan dan mengerjakan pemeriksaan lahar di daerah G. Galunggung di wilayah Tk. II Tasikmal aya berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.692/P/1983, tertanggal Bandung 25 Juni 1983, selama 14 hari. Maksud pemeriksaan (survei) lahar tersebut adalah untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyelewengan/peluapan banjir labar di Sungai-sungai: Ci Mampang, Ci Loseh, Ci Banjaran, …
Dalam rangka mendapatkan pola, rumusan dan metode penanggulangan korban bencana alam Gunung Galunggung secara tuntas dan terpadu, atas kerjasama antara BARKONAS PBA dengan UNDP, UNDRO dan PMI tekah diselenggarakan lokal karya nasioanl pencegahan dan penanggulangan korban bencana alam Gunung Galunggung dari tanggal 20 s/d 25 September 1982 di Bandung.
Kami bertiga Sdr. E. Abdul Patah, A. Djajawinangun dan penulis tgl 17/11-1982 jam 9.30 berangkat dari Bandung mengikuti Sdr. Hadian R. yang kebetulan tugas ke Gunung Galunggung, sampai di posko Cikasasah jam 15.00.