G. Ruang (714 m dpl) merupakan gunungapi srato soliter berbentuk kerucut terpancung. Tumbuh di lingkungan laut, membentuk sebuah pulau yang tingginya dari dasar laut lk. 1700 m. Pelamparan produknya membentuk morfologi lereng landai di sebelah utara hingga ke garis pantai, sedangkan pelamparan ke arah lain membentuk morfologi terjal. Dominasi produk erupsi G. Ruang adalah lava sehingga morfolog…
Menurut Neumaan Van Padang G. Ambang termasuk salah satu gunungapi yang diragukan Tipe A nya oleh para ahli gunungapi berdasarkan keterangan Veenhuysen (1903), walaupun letusannya pernah terjadi setelah 1940. Menurut penduduk Desa Purworejo, pada 1966 telah muncul dua buah lubang fumarola dengan tekanan gas sangat kuat di dekat Kali Putih sebelah timur dan pada lereng kawah sebelah utara. Gejal…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan Proyek inventarisasi dan Pengamatan Gunungapi tahun anggaran 2004 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Colo di P. Una-Una., Kabupaten Ampana, Propinsi Sulawesi Tengah. Inventarisasi kawasan rawan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Colo menjadi Peta Kawasan rawan Bencana G. Colo, sebagai tindak lanjut dari pada Keppre…
Dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Minahasa-Sulawesi Utara, G. Soputan merupakan gunungapi giat dan sering meletus baik secara eksplosif maupun efusif. Jangka waktu antara dua letusannya pada masa lampau berturut-turut berkisar antara satu atau dua tahun, sedangkan waktu terpanjang antara dua letusan adalah 45 tahun. Dari pendakian puncak Soputan pada bulan Oktober 2002 diketahui …
Dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Minahasa-Sulawesi Utara. G. Soputan merupakan gunungapi giat dan sering meletus baik secara eksplosif maupun efusif. Jangka waktu antara dua letusannya pada masa lampau berturut-turut berkisaran antara satu atau dua tahun, sedangkan waktu terpanjang antara dua letusan adalah 45 tahun. Dari pendakian puncak Soputan pada bulan Oktber 2002 diketahui…
Pemetaan kawasan rawan bencana Gunung api Tampusu dan sekitarnya dilakukan dalam rangka pelaksanaan tugas proyek penyelidikan dan pengamatan gunung api. Pemetaan dilakukan oleh seksi pemetaan daerah bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi. Gunung api Tampusu adalah salah satu gunung api yang terletak di komplek lapangan panas bumi yang ada di daerah Minahasa Sulawesi…
Gunungapi Ndetu Napi digolongkan kedalam kelompok gunungapi Tipe C, karena kalau dilihat dari sejarahnya sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusannya. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di komplek Kaldera Sokoria, dan bahkan keberadaan gunungapi ini tidak dikenal oleh penduduk yang bermukim di sekitar daerah yang dimaksud dengan ke…
Menurut Van Padang (1951), Gunungapi Wae sano digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe C karena sejak tahun 1600an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wae sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5x…
Menurut van padang (1951), gunungapi Ili Muda digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai peningkatan aktivitasnya maupun kejadian erupsi. Gunungapi Ili Muda termasuk ke dalam wilayah kabupaten Flores Timur yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk cukup jarang yaitu sekitar 60 jiwa permeter kuadrat (luas daerah 577,18 km kuadrat dan jumlah p…
G. Baturara adalah terpencil ini terletak di laut Flores, 50 km sebelah utara Pulau Lomblem tidak berpenghuni. Gunungapi ini bertipe strombolian dengan bukaan ke arah Timur. Kawahnya yang terletak di tengah pulau, adalah serupa bulan sabit berukuran 700 x 900 m deket terpinya dan 350 x 200 m di dasarnya, atau 400 m di atas muka laut. Sebuah kawah kecil lain, dengan garis lengah 50 m, ditemukan …