Laporan Pendahuluan Tentang Ancaman Lahar Dingin G. Galunggung ini disusun untuk memenuhi perintah kerja dari Bapak Sekretaris Pengendalian Operasi Pembangunan yang mulai menghubungi PENAS tentang hal tersebuut pada tanggal 3 Agustus 1982.
Penulis ditugaskan untuk melakukann pengukuran dan pengamatan di K. Putih, akibat penyimpangan aliran lahar.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan lapangan Pemetaan Topografi dan Pengukuran Deformasi, penulis berdasarkan Sppd no. 1012/R/85 ditugaskan ke gunung Kelut bagian baratdaya untuk memetakan topografi daerah lahar Berni termasuk Desa Candirejo, Kec. Ponggok, Kab. Blitar, Prop. Jawa Timur. Lamanya pekerjaan di daerah tersebut 30 hari mulai Juli hingga 2 Agustus 1985.
Para penulis ditugasi oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi untuk melakukan pengamatan visual dan pemeriksaan laharan di sungai-sungai yang mengalir di lereng tenggara dan selatan G. Semeru.
Volcanic hazards due to lahar flows were more devastating than those by volcanics strewn from Mt Galunggung; the products of the April, 1982 January, 1983 eruptions.t
Pengukuran dimulai dari jalan simpang tiga menuju Kokoncong yang letaknya di Kp. Cisemplo (ialah dai patok lama hasil pengukuran terdahulu) adapun yang diukur ialah: S.Cikasasah, Susukangede, S.Cisaruni, dan Irigasi Cikunten.
G. Merapi merupakan salah satu gunungapi yang aktif dengan penduduk di sekitarnya yang padat, sehingga tingkat bahayanya sangat tinggi. Bahan letusannya dapat berupa tefra (lapili, pasir dan abu) yang disembur- kan secara tegak, tetapi lebih banyak yang dimuntahkan berupa awan panas yag meluncur di lerengnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kecepatan terse- but tergantung pada kekuatan doro…
Evaluasi lahar ini disusun sebagai kelanjutan hasil pertemuan unsur SATKORLAK PBA Tingkat I Jawa Barat yang diadakan hari Selasa tanggal 9 Agustus 1983 di Ruang Sidang Gedung Sate, Jln. Diponegoro 22, Bandung. Pada waktu itu penulis ditunjuk mewakili Direktur Direktorat Vulkanologi. Materi tulisan ini pada dasarnya telah diungkapkan dalam pertemuan tersebut, namun beberapa informasi ditambahkan…
Penulis melaksanakan dan mengerjakan pemeriksaan lahar di daerah G. Galunggung di wilayah Tk. II Tasikmal aya berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.692/P/1983, tertanggal Bandung 25 Juni 1983, selama 14 hari. Maksud pemeriksaan (survei) lahar tersebut adalah untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyelewengan/peluapan banjir labar di Sungai-sungai: Ci Mampang, Ci Loseh, Ci Banjaran, …
Sejak tahun 1822 G. Galunggung riwayatnya baru dapat tercatat agak jelas kegiatannya, karena ada letusan besar pada tahun tersebut dengan mengelu-arkan awan panas dan aliran lahar, hingga menimbulkan korban jiwa sebanyak 4011 orang. Kejadian tersebut adalah 160 tahun yang lampau, dimana dapat diperkirakan bahwa penghuni di sekitar gunung tersebut masih termasuk ja-rang sekali, tetapi telah jatu…