G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Kegiatan G. Lokon mempunyai frekuensi letusan yang termasuk sering, yaitu kejadian letusannya dapat mencapai 2 hingga 3 tahun, bahkan nyaris terjadi setiap tahun, demikian menurut catatan sejarah kegiatan G. Lokon terdahulu. G. Lokon terletak di kawasan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan bagian dari kumpulan gunung api aktif yang berada di sepanjang jalur gunung api Sulawesi Utara da…
Gunung Mahawu yang memiliki puncak lk. 1311 meter di atas permukaan laut, termasuk kedalam wilayah kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Posisi geografisnya terletak pada 1° 21' 30" LU dan 124° 51' 30' BT. Catatan sejarah letusan G. Mahawu, menurut Data Dasar Gunung api Indonesia, sebelum tahun. 1789 tercatat tiga kali letusan dari kawah pusat. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai kegiata…
G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara Geografi berada pada 1° 21,5' Lintang Utara dan 124° 47,5 Bujur Timur. Dalam klasifikasi gunung api aktif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon - Empung. Memang terdapat dua bentuk gunung yang menonjol pada jarak lk. 2,2 km satu dari lainnya. Karena memiliki bentuk yang me…
Penelitian deformasi di Gunung Lokon yang terletak di Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara lebih ditekankan pada dua hal yaitu pengukuran Levelling atau sipat datar dan pengukuran EDM atau pengukuran jarak secara tektonik, dimana kedua hal ini dilakukan dengan maksud untuk dapat mengetahui adanya perubahan pada tubuh gunungapi tersebut baik perubahan secara lateral ataupun perubahan vert…
Lokon is volcano complex, north Sulawesi, Indonesia. The Eruptive activity at the volcano has been repeated at Tompaluan crater with time interval of 1-8 years in recent 50 years. The last eruption occurred in1991
Seksi Pemetaan Topografi, Sub Dit. Pemetaan Gunung Api, Direktorat Vulkanologi melalui proyek penyelidikan dan pengamatan Gunung Api dalam tahun anggaran 1996/1997 telah melakukan kegiatan pemetaan situasi laharan Kw. Tompuluan/Kw. Pesahapen (G. Lokon) di Sulawesi. Maksud dan tujuan pemetaan laharan ini adalah untuk mendapatkan petsa situasi laharan yang baru terbentuk mengingat pada tahun 1991…
G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara. Secara Geografi berada pada 1° 21,5' Lintang Utara dan 124° 47,5 Bujur Timur. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon - Empung.
Salah satu sebaran gunung api di Minahasa adalah kompleks Lokon dan Empung, umumnya disebut G. lokon saja terletak di Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Peta 1.). Mempunyai dua buah kerucut pada jarak lk. 2,2 km satu dari lainnya. Dalam satu jalur antara G. Lokon dan Empung terletak Kawah Tompaluan. Tahun 1952 tingi bibir Kawah Tompaluan dari muka laut + 1200 meter…
Kami memeriksa fase awal gempa letusan yang menyertai letusan vulkanik di gunungapi Lokon-Empung di Indonesia untuk mengungkap proses pemicu letusan eksplosif. pada 2012-2013, 56 letusan vulkanian di lokon empung diamati menggunakan jaringan pengamatan sementara yang terdiri dari empat seismometer broadband dan dua mikrofon infrasonik pada jarak 1,6-6,8 dari kawah aktif.