Kegiatan G.Semeru terus menerus diamati dari 3 Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, yaitu di Argosuko, G.Sawur, dan Tawonsongo. Di Pos Pengamatan Gunung Sawur dipasang pesawat pencatat gempa 3 komponen dengan sistim jaringan tripartite.
G. Lamongan terletak di wilayah Propinsi Jawa Timur dan meliputi wilayah Kab. Lumajang dan Probolinggo.
Untuk mengetahui berapa besar letusannya dan perubahan topografi disekitar kawahnya, dilakukan pemeriksaan kawah dan pengamatan visual dari dekat. Pengamatan ini dilakukan selama dua hari pada 17 dan 18 Agustus 1985, untuk itu, tiap hari dilakukan pendakian ke puncak Mahameru.
Pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara/fumarola di kawah G. Gede adalah dalam rangka realisasi pelaksanaan tugas Triwulan I, Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api tahun 1985/86, wilayah Sumatra dan Jawa bagian Barat. Selain dari pada itu untuk mengetahui sampai dimana tingkat kegiatannya dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya.
Pengamatan dan penyelidikan seismik G.Galunggung dilakukan dalam rangka kelanjutan pelaksanaan tugas Triwulan II Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tahun 1985/1986 wilayah Sumatra dan Jawa bagian Barat.
Informasi penyelidikan Geofisika di lereng sebelah barat G. Kelut sejak tahun 1978 diperoleh data geomagnit menunjukkan anomali negatif. Untuk melengkapi data tersebut diperlukan data penunjang dari hasil penyelidikan batuan di daerah dimaksud dengan penyelidikan dan pemeriksaan jenis batuan secara petrokimia gas dan air kawah4
Mengingat data-data yang diperoleh dari pendataan hasil rekaman seismograph bulan Mei dan Juni 1984 di rasakan masih belum mencukupi, maka Tim Instrumentasi Gunungapi melanjutkan kembali tugas pendataan kegiatan seismik Gunung Merapi bulan Juli, Agustus dan September 1984 dari seluruh sitim seismograph yang ada disekitar Gunung Merapi yaitu dari Pos Babadan,Pos Plawangan dan Stasiun penerima RT…
Pengamatan kadar gas gunungapi yang diuntahkan dari kawah ratu, G.Tangkubanparahu. Pengamatan komposisi dan konsentrasi unsur kimia dari conto air panas kawah Domas dan Ciater.
Sejak 9 September 1984 di Kw. Sileri, dataran tinggi Dieng terjadi bualan lumpur setinggi lk. 2 - 3 m disertai gemuruh. Kejadian ini masih berlangsung sampai saat ini. Sejak awal Oktober 1984 kegempaan muncul bahkan meningkat dari hari ke hari, sehingga pada Oktober 84 Dieng dinyata- kan giat. Oleh karena itu dikumpulkan berbagai data yang kemudian diolah untuk menyimak serta mengevaluasi kegia…
pengajuan usulan Penyelidikan Petrokimia dan Gas di G.Gede Jawa Barat yang memuat antara lain mengemukakan maksud dan tujuan dari pada Penyelidikan. Diterangkan misalnya posisi geografis dari pada G.Gede ringkasan evolusinya, bentuk-bentuk struktur dikomplek G.Gede dan mengulas pokok-pokok jenis pekerjaannya.