Tinggi gunung Inelika 1559 m di atas muka laut, dengan Tipe gunungapi strato yang terletak di Daerah Bajawa Flores Tengah. Nama kawah Wolo Inielika, Wolo Lega dan Wolo Runu dengan nama lain adalah Keok Peak. Tujuan pemeriksaan kali ini adalah untuk melihat atau mengamati langsung keadaan di sekitar puncak yang mungkin timbul perubahan perubahan peningkatan kegiatan.
Sesuai rencana kerja Proyek Pengamatan / Pengawasan maka untuk itu telah ditugaskan dan Pemetaan Gunungapi, beberapa petugas untuk melakukan pengamatan dan pemeriksaan kegiatan gunungapi di Daerah Flores Nusatenggara Timur, yaitu G. Iya, oleh Sdr. Fransiskus Fea, Agustinus Tae Sdr. Rauta dan Dionisius Nasan Dura. G. Kelimutu, oleh Rayello Y. dan Djafar Waa, sedangkan G. Lereboleng oleh Sdr. Lae…
G. Inielika terletak di sebelah Utara kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Propinsi NTT. Posisi geografi + 120°58'55" BT dan 8°42'13" LS diambil dari peta U.S.A. letusan terakhir gunung ini tercatat tahun 1905 sedangkan peta situasi yang ada sekarang ini terbuat waktu Belanda masih ada di Indonesia, tercatat tahun 1952, skala 1: 10.000, begitu pula peta topografi 1: 50.000 sampai sekarang belum komp…
G. Lewotobi Laki-laki adalah gunungapi yang paling giat di Flores Lewotobi Laki-laki Timur. Dalam sejarah kegiatannya erupsi G. umumnya menghasilkan abu, pasir, lapili dan bongkah. Hanya erupsi dalam tahun 1907, 11909-1940, 1914 dan 1932-1933 diikuti oleh pembentukan kubah lava/aliran lava ( Lampiran 1). Tahun letusan yang diketahui dalam sejarah kegiatannya adalah dalam tahun 1861, 1865, 1868,…
Pada bulan Januari 1990 penulis melakukan pengamatan G. Anak Ranaka dan G. Ile Boleng. G. Anak Ranaka pada posisi dangerft 180°38 30 DF: 8°37 26 LB dan G. Ile Boleng pada posisi geograpi 123°15,5 Вт, 8°20,5 LS. Gunungapi Anak Ranaka muncul pada akhir Desember 1987 , sejak itu dilakukan pengamatan gempa dan visual. Pengamatan gempa menggunakan seismograf RTS - PS2 Jenis gempa yang tercatat…
Selama Mei 1985 dilaksanakan pekerjaan - pekerjaan sebagai berikut
Penelitian ini dimaksudkan sebagai langkah preventif antisipasi dampak negatif yang timbul apabila terjadi letusan G.Semeru melalui pemantauan secara terus meneus dan temporer secara terpadu baik secara visual, seismik, deformasi (tilt, GPS) dan pemodelan mekanisme sumber.
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan serta memberikan pengarahan - pengarahan kepada penduduk disekitar Daerah Bahaya G.Semeru yang diprakarsai oleh Pemda Lumajang, Direktorat Vulkanologi diundang untuk memberikan penjelasan tentang keadaan G.Semeru saat ini serta bahayanya. Pertemuan ini akan diadakan pada tanggal 26 Desember 1995 di Kabupaten Lumajang, yang dihadiri oleh para Ca…
Pada tanggal 20 Juli 1995 terjadi awanpanas guguran, peristiwa ini didahului oleh gempa letusan pada jam 11.20 WIB (terekam pada seismograf), kemudian jam 11.40 WIB terekam gempa guguran, saat itu G. Semeru diselimuti kabut tebal sehingga petugas pengamat masih ragu antara awanpanas atau banjir. Setelah dicari informasi ternyata di puncak tidak ada hujan, petugas pengamat berkesimpulan bahwa it…
This book is definitely worth reading for a better understanding of the fauna and geologic history of this part of Indonesia, which bears the most complete sequences of Mesozoic strata. It is also important as a reference section for adjacent areas. Its biostratigraphic scheme presents detailed information about Mesozoic rocks for the benefit of hydrocarbon exploration in the areas. Here, the g…