Peta daerah bahaya ditentukan berdasarkan penelitian lapangan laporan- laporan sebelumnya. Naskah referat Gunung Sorik Marapi oleh Adnawidjaja yang telah selesai dibuat pada tanggal 14 September 1970 telah memperkirakan batas - batas daerah bahayanya, berdasarkan peta topografi dan tiga laporan sebelumnya.
Dalam rangka penelitian puncak dan pembuatan film memakai Camera Cannon Super S daripada lima buah gunungapi di Sumatera (G. Merapi, G. Tandikat, G. Talang, G. Kerincing, dan G. Sorik Merapi) telah dibuat pula peta daerah bahaya dari dua buah gunung tersebut terakhir.
Kita tercengang oleh keganasan bom - bom atom yang menghancurkan Hirosima dan Nagasaki, tergemap oleh tenaga yang seribu kali lebih besar dari bom - bom zat air yang di Eniwetok dan Bikini diledakan namun ledakan - ledakan ini hanyalah mainan anak - anak, dibandingkan dengan sebuah esplosi yang telah berlangsung tujuh puluh lima tahun yang lalu. Senjata - senjata inti kita telah menghancurkan d…
Menurut Kelurahan Pasauran: siang hari "ngebul" - malam hari kelihatan apinya sedikit - sedikit. Hujan - hujan sudah jarang. Laporan dari rakyat yang menggetkan tidak ada, suara - suara gemuruh kadang - kadang terdengar. Lebih dari dua minggu berlangsungnya; tidak dihiraukan. Asapnya putih.
Maksud dari pada laporan ini hanya sekedar memberikan laporan tentang kisah pekerjaan/ perjalanan selama penulis bertugas di G. Dempo yang berkedudukan di Kab. Lahat/Sumatera Selatan. Yaitu gunanya untuk mengadakan penelitian dan mengadakan pemetaan daerah bahaya sementara G.Dempo dan sekitarnya.
Maksud dari pemeriksaan dan penelitian sekitar puncak Bur Ni Telong inilah untuk menentukan daerah bahaya sementara. Peta Daerah bahaya ditetapkan berdasarkan penlitian lapangan dan bahan - bahan keterangan mengenai Bur Ni Telong di Aceh Tengah, Sumatera Utara, yang telah disusun oleh Kama Kusumadinata pada tahun 1969, yang telah memperhatikan batas - batas daerah bahayanya berdasarkan peta to…
Dalam pelaksanaan rencana pemataan daerah bahay gunungapi untuk sub team Sumatera dari triwulan ke III pelita tahun ke dua ini, penulis ditugaskan untuk membuat peta daerah bahaya gunungapi Kaba.
Penulis pada tgl. 11-10-1972, ditugaskan oleh Kasi Petapi ke Gn. Bur Ni Telong yang berkududukan di Kecamatan Bukit / Timang Gajah, Kabupaten Takengan termasuk wilayah Aceh Tengah - Sumatera Utara.
When Krakatau was erupted at 10.02, Sunday morning, 27 August, 1883, 36.417 people were killed by one of the greatest volcanic eruption that ever happened on earth. The victims were not only suffered by the pyroclastics of Krakatau but also swept by tsunami which had drawn 297 Desas (a small administrative u- nit of human settlement). Of the 297 Desas, 165 of them were completely vanished from …
Dutch reactions to the Krakatau eruption, a paper based upon some 19th century publications and upon archival material such as the series "mailreports" originating from the Dutch Ministry of Colonies and some private letters and reports. It presents a description of personal experiences of cye-witnesses, Dutch government regulations in connection with the Krakatau events, charity, and in an imp…