Aktivitas vulkanis gunungapi merupakan salah satu bentuk bencana alam kebumian yang menyertai kehidupan manusia. Contoh aktivitas vulkanik yang menimbulkan bencana seperti erupsi material vulkanik, leleran lahar, semburan awan panas, semburan gas beracun, dan lain-lain. Telah banyak sekali catatan mengenai bencana alam gunungapi ini disertai dengan dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap ma…
Gunung Batutara disebut juga dengan nama Pulau Komba, gunungnya bertipe strato yang termasuk gunungapi aktif tipe-A. Gunungapi ini merupakan gunungapi soliter yang terdpat di Laut Flores, sekitar 47 km sebelah utara P. lomblen, termasuk kedalam wilayah Kabupaten Lembata dengan Ibu Kotanya Lewoleba, Propinsi Nusatenggara Timur. Dengan tinggi puncaknya sekitar 748 m di atas permukaan laut, sedang…
Kerucut G. Batur terletak di bagian pusat kaldera berdampingan dengan sebuah danau yang dikenal sebagai danau Batur, dikelilingi oleh dinding kaldera I dan kaldera II dengan ketinggian pematang berkisar antara 1267 m sampai 2152 m (puncak G. Abang) di dalam wilayah Kabupaten Bangli, Bali. Danau BAtur menempati dasar kaldera sebelah timur dan tenggara bentuknya serupa dengan bulan sabit.
Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui atau memberikan data kegiatan vulkanik berhubungan G. Batur dianggap paling aktif meletus, sehingga data-data deformasi dapat menunjang dalam penentuan perubahan status, karena sebenarnya natara seismik dan deformasi berhubungan secara selaras. Bila terjadi peningkatan kegiatan gunungapi semestinya seismik meningkat begitu pula dengan deformasinya akan te…
Gunung Batur adalah gunungapi bertipe strtao di dalam kaldera berdanau, ketinggian diatas permukaan laut 1.717 m, sedangkan ketinggian di atas permukaan danau Batur 686 m. Kaldera Batur berukuran 13,8 x 10 km, tinggi dinding kaldera berkisar antara 1.267 sampai 2.52 m (Gunung Abang). Danau Batur yang menempati dasar kaldera mempunyai panjang kurang lebih 7,5 km, lebar kurang lebih 2,5 km, kelil…
Berdasarkan SPPD No. 1686/P/1981 dan No. 1688/P/1981, penulis bersama Sdr. Gaspar Hare Roma yang berkedudukan di Lamaheku (G. Ili Werung) ditugaskan untuk mengadakan pemeriksaan G. Ili Werung, G. Batutara dan G. Sirung di N.T.T. Untuk mengetahui perkembangan kegiatan gunungapi-gunungapi tersebut baik secara visual maupun fisik. Dengan demikian secara langsung didapat date mengenai gunungapi dal…
Pengecekan data geologi G.Batur tahap ke II, yang merupakan kelanjutan pekerjaan terdahulu, telah dilaksanakan dari tanggal 19 Desember 1980 sampai dengan 17 Januari 1981, selama 30 hari. Daerah yang dikerjakan meliputi daerah penyebaran dari bagian selatan G.Batur sampai pantai di selatan, bagian barat sampai berbatas dengan penyebaran produk G. Buyan Bratan, bagian timur berbatas dengan penye…
Peningkatan kualitas jaringan seismik G. Batur-Agung merupakan bagian dari peningkatan sistem pemantauan gunungapi di Indonesia. Dengan adanya berbagai kesuitan yang telah ditemui selama beberapa tahun belakang ini terutama dalam hal kualitas signal seismik yang terekam yang terlalu rendah maka pemindahan sistem penerimaan dari yang semula berbasi di Rendang ke yang saat ini di Pos G. Batur tel…