Peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) terdeteksi di gunung agung sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti oleh peningkatan jumlah gempa vulkanik dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017, dan gempa tektonik lokal juga mulai mengalami peningkatan secara konsisten sejak 26 Agustus 2017. Peningkatan aktivitas seismik tersebut kemudian mendasari peningkatan tingkat aktivitas G. Agung ke Waspada (level II) pada …
Peningkatan gempa vulkanik Dalam (VA) terdeteksi di Gunungapi Agung sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti oleh peningkatan jumlah gempa vulkanik Dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017, dan gempa tektonik lokal juga mulai mengalami peningkatan secara konsisten sejak 26 Agustus 2017. Peningkatan aktivitas seismik tersebut kemudian mendasari peningkatan tingkat aktivitas G. Agung ke Waspada (level II) pa…
Agung merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, agung tercatat pernah empat kali meletus pada tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963 (kusumadinatan, 1979). Selain itu, dokumen kuno, candrasangkala, menyebutkan letusan gunungapi Agung tahun 1710-1711 (Hagerdal, 2006). Berdasarkan catatan sejarahnya, Gununga…
Gunungapi Agung terdapat di Pulau Bali termasuk dalam gunungapi tipe A, erupsi terakhir terjadi pada Februari 1963 hingga Januari 1964 mengakibatkan banyak korban jiwa. Setelah 53 tahun istirahat dari erupsi mulai tampak adanya peningkatan gempa Vulkanik Dalam (VA) terdeteksi sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti peningkatan jumlah gempa vulkanik Dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017.
Gunungapi Agung di Bali merupakan salah satu gunung aktif di Indonesia, bertipe strato dengan komposisi magma basaltik andesit. Puncak G. Agung memiliki ketinggian sekitar 3142 meter di atas permukaan laut. Erupsi terakhir G. Agung terjadi dari tahun 1963 (18 Februari) hingga 1964 (27 Januari). Erupsi tersebut menghasilkan jatuhan abu dan piroklastik, awan panas, aliran lava dan lahar yang mene…
Peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) terdeteksi di Gunung Agung sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti oleh peningkatan jumlah gempa vulkanik dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017, dan gempa tektonik lokal juga mulai mengalami peningkatan secara konsisten sejak 26 Agustus 2017. Peningkatan aktivitas seismik tersebut kemudian mendasari peningkatan tingkat aktivitas G. Agung ke Waspada (level II) pada …
Peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) terdeteksi di gunungapi Agung sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti oleh peningkatan jumlah gempa vulkanik dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017, dan gempa tektonik lokal juga mulai mengalami peningkatan secara konsisten sejak 26 Agustus 2017. Peningkatan aktivitas seismik tersebut kemudian mendasari peningkatan tingkat aktivitas G. Agung ke Waspada (Level II) pa…
Peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) terdeteksi di gunungapi Agung sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti oleh peningkatan jumlah gempa vulkanik dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017, dan gempa tektonik lokal juga mulai mengalami peningkatan secara konsisten sejak 26 Agustus 2017. Peningkatan aktivitas seismik tersebut kemudian mendasari peningkatan tingkat aktivitas G Agung ke Waspada (level II) pad…
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik dan magmatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 menunjukkan tipe…
Pada awal hingga pertengahan bulan September 2017, aktivitas seismik mulai menunjukkan peningkatan secara progresif dengan pola linier. Oleh karena itu, pada 14 September 2017 pukul 14.00 WITA status gunung Agung dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi level II (Waspada) dengan zona perkiraan bahaya ditetapkan dalam radius 3 km dari puncak gunung Agung.