G.Slamet (3432 m) yang terletak di antara Kabupaten Purwokerto, Purbalingga dan Pemalang, adalah gunungapi yang ter-tinggi di Jawa Tengah. Bentuk / topografi lereng sebelah timur timur laut keadaannya agak rata dan teratur. Pada lereng sebelah barat-barat laut keadaannya cukup terjal
Berdasarkan laporan dari Sekwilda Tk. II. Kabupaten Tasikmalaya pada 21 Agustus 1984 pk. 09.30, pada 16 Agustus 1984 di Blok Cibitu Kp. bahwa Pasir Gede Desa Sukahening, Kecamatan Cisayong telah terjadi letusan yang disertai semburan lava. Kegiatan ini merupakan yang kelima. Maka pada 22 Agustus kami berangkat menuju lokasi guna mengadakan pengecekan. Berdasarkan keterangan penduduk setempat ke…
Pemeriksaan kawah serta pengukuran suhu kali ini dapat kami katakan sedikit kurang menguntungkan karena adanya beberapa faktor yang terjadi setelah letusan 15 Juni 1984. Diantaranya ialah tidak adanya peralatan yang memadai, misalnya alat/pelindung panas dan gas, disamping cuaca yang buruk serta kepulan asap yang tebal dari pusat kegiatan.
Penulis bersama Sdr. Sumaryanto mendapat tugas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi melakukan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara di G. Sumbing dan G. Sundoro di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung. Maksud pemeriksaan untuk mendapatkan data kegiatan G. Sumbing dan perobahan puncak, dibandingkan dengan hasil pendakian 12 Juli 1980 oleh Sdr. Semeru Harto.…
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Guntur dan G. Papandayan dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, yaitu berdasarkan keadaan kawah, solfatara dan suhunya.
Tanggal 9 s/d 23 November 1983 penulis melakukan penelitian sungai - sungai bagian barat daya Gunung Merapi. Penelitian ini didasarkan adanya luncuran awan panas guguran pada 5 Oktober 1983 serta 6 November 1983.
Letusan - letusan asap terjadi dengan selang waktu antara 10 - 15 menit, asap tebal bergumpal berwarna putih keabuan kadang - kadang jka letusan lebih besar warna asapnya agak kehitam - hitaman. Tekanan kuat dan asap mencapai tinggi lk.600 - 700 m dari puncak.
Sesuai dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas 2222/P/82 dan No.2224/P/82,selama 7 hari dari tanggal 5 s/d 12 Oktober 1982, penulis melakukan pemeriksaan kegiatan G.Se int lamet di Jawa Tengah. Pendakian dilakukan dari dukun Bambangan, Kelurahan Kuta bawa, Kecamatan Karangreja, Kewadahaan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pendakian dilakukan selama 1k. 6 jam, mela lui jalan setapak yang sudah di…
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.
Untuk pengenalan lapangan dan alat - alat yang digunakan dalam penyelidikan dan pengamatan gunungapi khususnya G. Kelut serta cara - cara mempergunakannya, maka tgl 17 Mei s/d 31 Mei 1980 penulis ditugaskan di Pos Pengamatan Gunungapi G. Kelut di Margomulyo, Jawa Timur.