Letusan gunungapi mempunyai dampak posisit maupun negatif terhadap kehidupan manusia sehingga sudah sejak lama penelitian kegunungapian dilakukan para ahli. Damapk negatif berupa hilangnya jiwa, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan, menjadikan gunungapi sangat penting untuk dipelajari terutama bagaiman melakukan mitigas bencana letusan gunungapi. Penelitian mengenai mekanisme yang mem…
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Kawah gunungapi Lokon terletak di pelana antara puncak Lokon dan Empung yang dikenal dengan nama Kawah Tompaluan. Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-MAret 2003 dan menghasilkan lubang baru didasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada Gunungapi ta…
Gunungapi Lokon yang terletak di Sulawesi Utara yang dalam sejarah letusannya sejak tahun 1949, selang waktu terjadinya letusan bervariasi antara 1-4 tahun, rata-rata 3 tahun. Berdasarkan catatan sejarah letusan, pada umumnya letusan G. Lokon adalah letusan abu disertai lontaran batu pijar, kadang-kadang mengeluarkan lava pijar dan awan panas. Letusannya umumnya berlangung beberapa hari. Letusa…
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif strato tipe A di Sulawesi Utara dengan ketinggain 1579,5 m dpl. Dari catatan sejarah pusat letusangunungapi Lokon terjadi secara bergantian di kawah Empung dan kawah Tampaluan. Tercatat 2 peristiwa letusan terjadi di Kawah Empung antara tahun 1350-1400 dan antara tahun `1750-18000. Peristiwa letusan terakhir mengakibatkankerusakan dan jatuh k…
Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggi terdapat di G. Lokon yaitu 1580 m di atas permukaan laut. Di ouncak G. Lokon terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketinggian 1340 di atas permukaan laut. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m di atas permukaan laut) yang merupakan kawah aktif…
Gunung Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif dianatra lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu Gunung Lokon dan Empung. Puncak Tertinggi Gunung Lokon yatu 1580 m dml, disini terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak Gunung Empung berketinggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara Gunungapi Lokon dan Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 …
Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi Utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, bertanggung jawab untuk melakukan…
Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggia G. Lokon yaitu 1580 m dml, disini terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketingggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m dml) yang merupakan kawah paling aktif saat ini. Berdasarkan statistik, G. Lokon meletus setiap antara 1-5 tah…
Sepanjang lengan Sulawesi bagian utara dijumpai berderet gunungapi yang sewaktu-waktu dapat meletus. Proses terbentuknya karena kerak bumi yang terdesak oleh lantai samudra Pasifik ke arah barat. Akibat desakan tersebut yang tertahan oleh Busur Halmahera mengakibatkan lempeng samudra menyusup. Di daerah penyusupan inilah magma diproduksi. Untuk mengetahui aktivitas vulkanik G. Lokon, G. Mahawu,…