G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, berada kurang lebih 20 KM sebelah selatan Manado dan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat selama ± 30 menit dan terletak 10 KM sebelah barat laut Tondano, Ibu Kota Kabupaten Minahasa. Secara geografis berada pada 1°21,5' Lintang Utara dan 124°47,5' Bujur Timur. Dimasa lalu…
Salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang sering meletus adalah G. Lokon. Gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara pada posisi geografi 1°21,5 Lintang Utara dan 124 47,5 Gunungapi ini mempunyai bentuk yang menarik karena titik kegiatannya tidak berada di puncak, tetapi di sadel antara Puncak Lokon dan Empung yang dikenal dengan nama Kawah Tompaluan ya…
Selama ini dikenal dengan nama G. Lokon, kawahnya terletak di yang menghubungkannya dengan G. Empung disebelah utaranya yang disebut Kawah Tompaluan. Hal tersebut disebabkan karena 6. Lokon merupakan puncak tertinggi (+1579,5 m) dalam kompleks Lokon-Empung. Gunung ini terletak dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Garis dasar aktif-normal kegiatan G. Lokon yang telah disusu…
Komplek Lokon merupakan Gunungapi Tipe A berbentuk strato terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung, masing-masing Puncak tertinggi G. Lokon yaitu 1580 m dml, sedangkan pucak G. Empung berketinggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m dml) yang merupakan kawah paling aktif dan pusat vulkanisme Gunungapi Lokon saat ini. Dil…
G. Lokon terletak di Kecamatan Tomohon Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara merupakan salah satu dari 5 buah gunung api aktif yang ada di dataran Sulawesi. Data gunung ini menurut data dasar gunung api Indonesia hal- 661 adalah sebagai berikut : Nama Lain : Lokon Empung Nama Kawah : Tompaluan atau Wallenaure Empung atau Empong Neumann Van Padang, 1951. Kini lebih dikenal dengan kawah lokon…
Sudah 14 tahun G. Lokon pada tingkat kegiatan vulkanik normal, baik visual maupun kegempaannya. Pada Juli 1984 teramati perubahan kegiatan visual, yaitu membesarnya hembusan asap dari kawah dan layu/mati di sebelah timur tenggara nya tumbuhan di sekitar kawah seluas lk. 3 m kawah. Hal itu merupakan gejala awal yang seketika dapat dideteksi karena sebelumnya sama sekali tidak pernah terjadi. Fen…
Akhir-akhir ini kegiata G. Lokon cukup ramai menjadi bahan pembicaraan, sehubungan dengan adanya kekeringan yang melanda areal sekitar kawah dan seringnya terjadi hembusan asap yang melampaui bibir kawah. Dalam keadaan normal hembusan asap terbatas di dalam kawah, tapi sejak Maret 1984 kepulan asap jauh melampaui bibir kawah. Kekeringan yang cukup parah terjadi menjelang akhir 1984 dengan areal…
Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-Maret 2003 dan menghasilkan lubang baru di dasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada tahun 2006, 2010 dan terakhir 2014. Kegiatan vulkanik G. Lokon saat ini terjadi pada kawah Tompaluan yang terletak pada pelana yang menhubungkan puncak G.Lokon dan G. Empung
G. Tangkoko (1149m) merupakan gunung api strato yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini memiliki sebuah parasit, yaitu G. Batuangus. Posisi geografi G. Tangkoko terletak pada 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5' Bujur Timur, sedangkan G. Batuangus terletak pada 1°30,5 Lintang Utara dan 125°13' Bujur Timur. Letusan besar dari G. Tangkoko terjadi dalam tahun 1801, de…