Gunung Mahawu terletak di dataran Minahasa, Sulawesi Utara, pada posisi geografi 124(derajat)51'30'' BT dan 1(derajat) 21'30'' LU (Gb1). Gunung Mahawu merupakan salah satu tubuh gunung api yang muncul dibagian utara kaldera Tondano (Gb.2) (Kemmerling. 1923; Newhall, 1988).
Kegiatan Penetapan Metoda Analisis Dilatasi Batubara Untuk Mendukung Nilai Tambah Batubara merupakan kegiatan yang diperlukan dalam pengujian analisis Laboratorium Batubara dan Gas Metana Batubara (GMB) Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) untuk menjaga jaminan mutu serta kualitas hasil pengujian. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan Intruksi Kerja (IK) Penetapan Metod…
Gerakan tanah merupakan proses perpindahan massa batuan dan tanah, ataupun percampuran dari keduanya, dari tempat asalnya ketempat yang lebih rendah (oleh gaya gravitasi) akibat proses gangguan keseimbangan lereng. Gerakantanah merupakan salah satu jenis bahaya geologi yang sering terjadi karena fenomeda alam tersebut ditimbulkan oleh proses-proses geologi baik oleh gaya-gaya yang berkerja dal…
Di Indonesia, mengingat jumlah gunung apinya yang relatif cukup banyak, bahaya letusan gunung api harus mendapatkan perhatian yang serus baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Indonesia mempunyai 129 gunung api mulai dari ujung Pulau Sumatera, Pulau Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Maluku dan pulau yang berada di perairan Banda.
Hasil ukur resistivitas dapat berubah oleh sifat polarisasi di dalam batuan jika dilakukan pengukuran dengan frekwensi atau arus yang berbeda dengan suatu resistivitmeter bersumber arus balik yang frekwensi atau penggunaan arusnya dapat dia atur.
Telah dilakukan studi gempa-pgema mikro di daerah Kabupaten Karangasem Bali selama bulan Desember 1980 sampai bulam Januari 1981 dengan menggunakan empat (4) buah seismograf Portable Kinematrics PS-1A yang ditempatkan di empat stasiun pencatat yang melingkupi luas daerah kurang lebih 135 km3.
Daerah penelitian terdiri dari satuan andesit, piroklastik flow, granit, ryolit dan alluvium. Struktur geologi utama yaitu sesar normal Mamasa yang berada di daerah penyelidikan baratdaya - Timurlaut. Manifestasi panasbumi di daerah Mamasa dan sekitarnya berupa mata air panas yang mempunyai pH antara 8.2 - 8.62 (netral alkaline) termasuk ke dalam tipe air anas Bikarbonat dan immature water.
Penyelidikan panasbumi di daerah Mataloko, Flores, NTT menggunakan gabungan metoda gaya berat dan tahanan jenis, yang menunjukkan adanya prospek panasbumi. Anomali sisa negative gaya berat dan anomali tahanan jenis semu rendah (