Dalam rangka mencapai sasaran Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Anggaran tahun 1992/1993, maka pada pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 1992 penulis telah ditugaskan melakukan pengamatan kegiatan G. Sorik Marapi di Sumatra.
Potensial diri (SP) merupakan suatu metoda geolistrik yang memanfaatkan/mengukur sumber-sumber listrik yang telah ada secara alamiah, yang berlainan misalnya dengan metoda tahanan-jenis yang menggunakan sumber listrik dari luar. Hasil yang dapat diharapkan yaitu akan diketahuinya daerah anomali positip yang mana menunjang untuk penentuan daerah lemah (struktur geologi) di daerah dengan G.Sorik …
Maksud penyelidikan ini adalah dalam usaha untuk mendapatkan struktur yang kemungkinan mengandung sumber mineral "uap alam" atau sumber panasbumi dalam hal memanfaatkan tenaga uap panasbumi di Indonesia. Penyelidikan Geofisika cara Gaya Berat menyangkut pengukuran besarnya medan gaya berat pada permukaan bumi, yang kemudian dapat menafsirkan struktur geologi bawah permukaan.
Pengamatan terhadap kegiatan G. Anak Krakatau dilaku- kan dari Pos Pengamatan Gunungapi di Pasauran. Penga- matan yang dilakukan adalah pengamatan visual dan se- ismik. Untuk menunjang hasil pengamatan tersebut dila- kukan juga pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu sol- fatara. Mengingat biaya transport untuk perjalanan an- tara Pasauran G. Anak Krakatau cukup besar, maka pe- ngukuran suhu tida…
Dengan SPPD No 1116/P/84 penulis diinstruksikan untuk me- ngadakan pemeriksaan G.Kaba yang terletak di Kecamatan Curup, Propensi Bengkulu. Pemeriksaan ini dilakukan dari tang gal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984.
Pemetaan topografi puncak G.Marapi Sumatra yang terbaru dilakukan oleh "Pegawai Dinas Gunung Berapi" pada tahun 1951 (peta pemeriksaan Gunung Merapi Sumatra).
Pada tanggal 17 Juni 1981 dengan SPPD No. 677/P/81 dan 678/P/81 Sdr. Effendi dan saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi Sub Dit Pemetaan Gunungapi mengadakan pemetaan topografi puncak Gunung Kerinci di Kabupaten Sungai Penuh Provinsi Jambi selama 25 hari.
Walaupun Gunung Kunyit digolongkan dalam tipe B, tetapi Kasi Pemetaan Topografi menugaskan saya untuk melakukan pengukuran situasi puncak/kawah Gunung Kunyit Kabupaten Sungai Penuh Provinsi Jambi., karena peta yang ada di Perpustakaan iala peta tahun 1925, diperkirakan sekarang telah banyak mengalami perubahan - perubahan.
Pengukuran ini dilakukan pada 16 Oktober 1986 di lokasi tetap seperti pada pengukurqn sebelumnya yaitu di jalur Woro-Gendol. Titik-titik, pengukuran ada tiga belas buah yang satu diantaranya ditentukan sebagai titik referensi (BS).
Berdasarkan SPPD No.2289/P/84, penulis bersama para pengamat Gunungapi setempat mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara Kw. Ijen.