Inventarisasi potensi wisata Gunungapi Kelimutu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang obyek wisata yang sudah dikenal dan dikelola secara profesional seperti 3 danau kawah di daerah puncak. tetapi juga obyek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI), yang didirikan di Jakarta pada 3 Maret 2003 adalah suatu organisasi nirlaba dan non-pemerintah, tempat berhimpun perorangan, praktisi, ilmuwan, dan pemerhari penanganan bencana dari sektor pemerintah, badan-badan PBB, lembaga internasional dan LSM nasional, para akademisi dan lainnya.
Buku Geowisata: Bali – Nusa Tenggara membahas potensi geologi kawasan Bali dan Nusa Tenggara sebagai daya tarik wisata berbasis kebumian (geotourism). Karya ini menguraikan kekayaan bentang alam vulkanik, struktur geologi, formasi batuan, serta dinamika proses geologi yang membentuk karakter unik wilayah tersebut. Melalui pendekatan ilmiah yang komunikatif, penulis menjelaskan keterkaitan ant…
Gunungapi Dempo terletak di Propinsi Sumatra Selatan mencakup wilayah Kecamatan Pagar Alam, Jerai, Muara Pinang dan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat. Hanya sebagian kecil yang termasuk ke dalam wilayah Propinsi Bengkulu yaitu yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Muna. Secara geografi Gunungapi Dempo terletak pada garis 04° 02' Lintang Selatan dan 103° 08' Bujur Timur.
Tim Inventarisasi Potensi Wisata mencari celah lain yang ada di daerah kawasan G. Ijen, yang sekiranya dapat dikembangkan dimasa mendatang selain sumberdaya mineral, hal ini dirasakan sangat perlu sekali menginngat daerah ini sering dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Dalam menginventarisir jalur objek wisata ini tahap pertama diperlukan studi kepustakaan dari aspek geologi/kegunungapian, keindahan alam serta aspek penunjang lainnya seperti kebudayaan, sosial, sejarah, antropologi, dan lain - lain. Selanjutnya perlu melakukan penelitian langsung ke lapangan meninjau situasi tempat - tempat yang potensil untuk pengembangan keparawisataan.
Didalam pengupayaan Pembangunan dan pengembangan pariwisata, diperlukan adanya perencanaan yang komprehensif yang melibatkan pemerintah pusat, daerah dan swasta, agar pemanfaatan berbagai potensi yang ada dapat terwujud, guna menunjang pertumbuhan perekonomian nasional.