Kebijakan Pemerintah dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah setempat untuk mengoprtimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khsususnya daerah yang beradao di kawasan gunungapi, pemanfaatkan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya.
Indonesia adalah negara kepulauan dengan luas wilayah sekitar 1,92 juta km2. Secara tatanan geologi, yakni berada pada lokasi dimana terjadi tumbukan antar tiga lempeng, yaitu Lempeng Benua Eurasia, Lempeng Samudra Australia dan Lempeng Samudra Pasifik. Indonesia sangat diuntungkan karena kesuburan tanahnya yang kaya denga mineral-mineral, minyak dan gas bumi.
G. Ciremai atau Cereme (3.078 m dpl) merupakan gunungapi aktif, terletak di wilayah Kabupaten Majalengka, Kuningan dan Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Di sekeliling G. gede ini terdapat objek-objek penting meliputi kawasan pemukiman, lahan pertanian, wisata, indutsri dan objek lain yang berpotensi terancam bahaya erupsi G. Ciremai.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi yang sedemikian rupa sehingga terasa manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dan dapat dipergunakan seoptimal mungkin.
Indonesia adalah negara kepulauan dengan luas wilayah sekitar 1,92 juta km2. Secara tatatan geologi, yakni berada pada lokasi dimana terjadi tumbukan antara tiga lempeng, yaitu Lempeng Benua Eurasia, Lempeng Samudra Australia dan lempeng Samudra Pasifik Indonesia sangat diuntungkan karena kesuburan tanahnya yang kaya dengan mineral-mineral, minyak dan gas bumi.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah pada penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Arjuno Welirang merupakan salah satu gunungapi di Jawa Timur yang memiliki beberapa kerucut di kawasan puncaknya. Lima kerucut utama di kawasan puncak, yaitu Arjuno (3339 m), Bakal (2960 m), Kembar II (3126 m), Kembar I (3030 m), dan Welirang (3156 m), menjadi G. Arjuno - Welirang sebagai suatu komplek gunungapi.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah padat penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Gunungapi Salak adalah salah satu gunungapi tipe A yang ada di Jawa Barat. Karakter letusan Gunung Salak adalah letusan freatik di kawah pusat dan erupsi samping. Gunung salak juga memiliki beberapa potensi pariwisata serta pertanian yang mengundang banyak penduduk di sekitarnya yang mengakibatkan naiknya tingkat kerawanan bencana dan kerentanan bahaya erupsi gunungapi di kawasan tersebut.
Sebagai salah satu usaha meminimalkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda akibat aktifitas gunung api, maka dilakukan penelitian potensi riisiko benca gunungapi, seperti di G. Sundoro. Berdasarkan batas wilayah administrasi, Gunungapi Sundoro termasuk kedalam wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah. Potensi Risiko dapat diartikan sebagai nilai kerugian yang aka…