Gunungapi Guntur termasuk gunungapi aktif Tipe A yang terletak di Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, lk. 60 km di sebelah timur kota Bandung. Nama Guntur mempunyai arti suara yang menggelegar, (dalam bahasa Belanda DIndenberg, Matahelemual, 1989) seperti pada saat hujan bersamaan dengan halilintar, kilat, guntur, dan guruh.
G. Ijen atau disebut juga KawahIjen adalah gunungapi yang terletak paling timur pada deretan gunungapi aktif di P. Jawa, tepatnya berada di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. G. Ijen merupakan gunungapi tipe strato, dengan danau kawah di bagian puncaknya, dengan tinggi permukaan air danau kawah lk. 2148 m dpl, dan tinggi pematang l. 3286 m dpl.
Gunung Kelut merupakan Gunungapi strato yang letusannya bersifat freto magmati dan selalu eksplosif. Pada sektor Resen yang terbuka ke arah barat, terletak sebuah danau kawah kurang lebih (1200 m dpl) yang merupakan kawah aktif saat ini. Fumarol/solfatar melepaskan berbagai jenis gas. Adanya kenaikan tingkat kegiatan gunungapi akan mengakibatkan aktifitas degassing magma lebih tinggi.
Gunung Ijen merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe A yang memiliki danau kawah. Gunung ini berada di kawasan Pegunungan Ijen Jawa Timur. G. Ijen merupakan salah satu kerucut gunungapi dari 22 buah kerucut gunungapi yang muncul setelah terbentuknya Kaldera Ijen. G. Ijen masuk kedalam wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Menurut klasifikasi Gill (1981), batuan komplek G. Semer - Jambangan berkomposisi basalt, andesit basa, andesit asam dan dasit dengan kadar K-sedang. Batuan lava umumnya bertekstur porfiritik terdiri dari plagioklas, piroksen, kurag lebih olivin, kurang lebih amfibol, mineralopak, gelas vulkanik, kurang lebih olivin. Dari data petrografi dan geokimia menunjukkan batuan komplek gunungapi Semeru …
Gunungapi Semeru merupakan gunungapi tertinggi di pulau Jawa dengan ketinggian puncaknya (Mahameru) + 3676 m dpl. Secara administratif gunungapi ini terletak di wilayah kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur. Pada masa kegiatan vulkaniknya erupsi G. Semeru tidak hanya terjadi dari lubang pusat (pucak) tetapi juga terjadi dari lubang erupsi celah dan samping.
Gunungapi diartikan sebagai suatu bentuk timbunan dari muka bumi, pada umumnya berupa kerucut raksasa, kerucut terpancung, kubah, atau bukit yang diakibatkan oleh penerobosan magma ke muka bumi. Indonesia memiliki banyak gunungapi aktif, yang jumlahnya mencapai 129 buah atau kurang lebih 13% serluruh gunungapi di dunia, dan tidak menutup kemungkinan munculnya gunungapi baru.
Letusan yang tercatat dalam sejarah kegiatan G. Slamet dimulai pada tahun 1772, dan yang terbaru terjadi pada tahun 1992. Sebagai gunungapi aktif yang masuk klasifikasi tipe A,G. Slamet terletak pada suatu wilayah berpenduduk padat, bahkan merupakan gunungapi yang cakupan wilayahnya cukup luas yaitu meliputi lima Kabupaten.
Gunungapi Guntur merupakan gunungapi strato yang masih aktif. Secara administratif terletak sebagian besar di wilayah kabupaten Garut, Jawa Barat. Bahan galian gunungapi di komplek G. Guntur umumnya berupa bahan galian golongan C seperti sirtu (pasir dan batu), batuan beku (andesit dan basal), pasir sungai dan bangunan (rumah, jalan, jembatan), bahan pembuatan batu bata, genteng, dan lain-lain.
Bromo Volcano in East Java, Indonesia erupted on June 8, 2004. Monitoring of activitty of the volcano has been continuously done since early 1989 by using seismic observation. Four GPS observations for detection of ground deformation have also ben conducted after an eruption in December 2000. Base on Epoch-by-Epoch Technique.