Hasil pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik menunjukkan bahwa gunungapi Kie Besi saat ini masih menjalani masa istirahatnya. Pesawat seismograf PS-2 (RTS) yang memantau aktifitas seismik G.Kie Besi sudah dapat beroperasi dengan baik, sehingga pengamatan seismik dapat dilakukan secara kontinyu.
Penyelidikan gayaberat dimaksudkan untuk mengumpulkan salah satu data gaya berat gunungapi di Indonesia yaitu Gunung Gamalama dan sekitarnya, tujuannya untuk dapat mengetahui kondisi struktur gunungapi tersebut berdasarkan kontras densitas batuan yang ditunjukkan oleh anomali Bouguer ataupun anomali sisa. Dalam penyelidikan ini, pengukuran besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekit…
Piek van Ternate (Puncak Ternate) menjadi nama lain G.Gamalama yang tingginya +1715 m. Letaknya di Pulau Ternate, Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Utara. Erupsi pada 25 April 1990 merupakan yang ke 76 dihitung sejak pertengahan abad ke 16. Berdasarkan statistik, pernah berlangsung letusan beruntun setiap tahun.
Gunungapi Kaba termasuk dalam jajaran gunungapi aktif di wilayah Sumatera bagian selatan. Berdasarkan sejarah letusannya (Tabel 1), G.Kaba merupakan gunungapi tipe A. Sumber letusannya berpindah - pindah tempat sehingga diperlukan penelitian geologi gunungapi dan pengamatan visual maupun kegempaan yang cukup intensif untuk mengetahui perkembangan aktifitas magmatiknya.
Meskipun dikategorikan sebagai gunungapi aktif tipe B (Kusumadinata, 1979), penyelidikan kegunungapian di G.Sibayak perlu dilakukan mengingat daerah sekitarnya merupakan kawasan wisata yang ramai dan merupakan daerah pengembangan energi panas bumi. Penyelidikan tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui karakteristik Gunungapi Sibayak.
Gunungapi Marapi bertipe strato merupakan gunungapi paling aktif di Sumatra Barat. Gunungapi ini muncul pada jalur pegunungan Bukit Barisan dalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Tinggi puncaknya 2891,3 meter di atas permukaan laut atau lebih kurang 2000 meter di atas dataran Bukittinggi dengan posisi geografi 0° 22' 47,2" Lintang Selatan dan 100° 28' 16,71" Bujur Timur.
Maksud dan tujuannya yaitu merekam semua perkembangan di dalam kawasan rawan bencana G.Bur Ni Telong, sistem pemantauan kegiatan vulkanik dan kesiapan pemerintah setempat termasuk masyarakatnya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya letusan G. Bur Ni telong - Aceh.
Bencana alam akibat letusan gunungapi sangat menakutkan, namun dibalik keganasan gunungapi tersebut, banyak keuntungan yang diperoleh, diantaranya adalah: Kesuburan tanah yang disusun oleh rempah vulkanik, keindahan panorama alam yang indah serta memikat, akibatnya banyak orang yang ingin menikmati serta menempati daerah tersebut, sehingga menimbulkan pertumbuhan dan kepadatan penduduk yang cuk…
G. Burni Telong termasuk kedalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Takengon, terletak pada posisi 4°46'00" Lintang Utara dan 96°48'00" Bujur Timur. Tinggi puncaknya 2624 m dari permukaan laut. G. Burni Telong yang mempunyai kawah A, B, dan C pada puncaknya sebenarnya merupakan krucut gunungapi yang tumbuh dilereng selatan Gunung Geureudong.
G. Tandikat termasuk gunungapi aktif berbentuk strato dengan ketinggian puncak mencapai 2438 m di atas muka laut, sekitar 1740 m di atas dataran tinggi Padang. Posisi geografis puncaknya adalah 0°25'57.30" Lintang Selatan dan 100°19'01.69" Bujur Timur. Secara administratif tubuh G. Tandikat terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat